Tuesday, October 24, 2017
Home » Traveling » Wonderful Indonesia » Sumatra » Lampung » Ayo Pelesiran: Come to Majestic Tanggamus
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ayo Pelesiran: Come to Majestic Tanggamus

Apa yang anda cari dari suatu tempat yang ingin anda kunjungi? Keindahan alam seperti pantai, gunung, laut dan lembah? Kearifan lokal, sejarah, atraksi budaya, kuliner, dan wisata edukasi? Langkahkan kaki anda ke Lampung, lalu lanjutkan perjalanan anda ke Kabupaten Tanggamus. Di sana ada semua. Welcome to Majestic Tanggamus, guys.

Tanggamus, sebuah kata yang nyaris hilang dalam perbendaharaan kata di kepala saya selama lebih dari seperempat abad. Merantau meninggalkan Bandar Lampung sejak tahun 1984 membuat saya lebih akrab dengan hal-hal baru yang ditemukan di rantau dibanding segala sesuatu tentang kota kelahiran saya tersebut. Termasuk di dalamnya keberadaan Tanggamus yang saya kenal pertama melalui pelajaran geografi dan ilmu pengetahuan sosial sebagai salah satu nama gunung di Provinsi Lampung.

Tanggamus kembali menjadi akrab dengan saya ketika saya melakukan perjalanan ke Teluk Kiluan yang berada di Desa Kelumbayan Kabupaten Tanggamus pada tahun 2011 lalu. Bersama suami dan dua orang sahabat kami melihat dan kemudian tersadar bahwa kota kabupaten dengan ibukota Kota Agung ini memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa. Tak cukup rasanya hanya tiga hari berada di sana, kami pun bertekad akan kembali untuk menikmati pesona Tanggamus lainnya.

Keinginan tinggal keinginan. Selama kurang lebih tiga tahun disibukkan dengan urusan pekerjaan dan rumah tangga sempat membuat saya terlupa akan hasrat untuk kembali ke Tanggamus. Bahkan selama periode itu saya malah mendatangi banyak tempat lain hingga akhirnya tawaran sebagai travel blogger datang untuk meliput Festival Teluk Semaka ke-7 pada tahun 2014 kemarin membawa saya kembali ke Tanggamus. Kegiatan yang kemudian terulang di Bulan November tahun 2015 lalu.

Bersama beberapa travel blogger lainnya, selama dua tahun berturut-turut akhirnya saya berkesempatan mengunjungi banyak tempat di Kabupaten Tanggamus. Selain menyaksikan kemeriahan Festival Teluk Semaka dan Upacara Adat Pengetahan Adok yang setiap tahun diselenggarakan, Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus juga mengajak kami mengunjungi beberapa obek wisata setempat. Bila anda pembaca setia travel website ini, mungkin anda juga sudah membaca hasil kunjungan kami selama festival berlangsung.

Saat itu kami beruntung sekali bisa bercengkrama di pagi hari dengan para nelayan di pelabuhan ikan Kota agung, menikmati air terjun legendaris Way Lalaan, menikmati buah durian lokal, menyusuri lereng Gunung Tanggamus hingga ke Basecamp Sonokeling. Kami juga menjelajah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan serta menyaksikan Bunga Rafflesia Arlnoldii yang sedang merekah di Hino Camp. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa. The Majestic of Tanggamus!!

Jadi bila kemudian tawaran untuk meliput Festival Teluk Semaka ke-8 tahun 2015 datang kembali, bisa dipastikan saya tidak menolak. Selain Pengetahan Adok dan Carnaval Budaya yang rutin diselenggarakan setiap tahun, kembali kami diajak mengunjungi beberapa tempat menarik yang berada di Kabupaten Tanggamus. Beberapa tempat tersebut akan saya ceritakan secara detail dalam beberapa tulisan yang terpisah di travel website ini.

Pada kunjungan kali ini, tempat-tempat yang kami datangi memang terpusat di daerah Ulubelu yang terkenal sebagai wilayah penghasil kopi dan memiliki sumber energi geothermal. Di tempat yang saat ini tengah dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), letaknya berada sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung atau 45 km dari Kecamatan Talangpadang. Dengan menggunakan kendaraan bermotor kita bisa mencapai tempat ini dengan jarak tempuh sekitar 3 jam dari Bandar Lampung melalui jalan yang berkelok dengan pemandangan yang menyejukkan mata.

Di Kecamatan Ulubelu, anda bisa mengunjungi Danau Hijau yang letaknya di perbatasan antara Desa Pagar Alam dan Muara Dua. Tempat ini mudah dicapai karena letaknya yang berada di pinggir jalan raya Ulubelu. Dijuluki Danau Hijau karena warna airnya yang mengandung sulfur ini berwarna hijau. Penduduk setempat menyebutnya juga dengan Danau Anugerah. Danau ini tak terlalu luas, namun suasana dan pemandangannya unik untuk dinikmati.

Sebagaimana daerah yang memiliki sumber energi panas bumi, di sini terdapat banyak kawah yang menyemburkan uap panas yang mengandung senyawa kimia seperti belerang. Ada yang berukuran besar namun ada pula berupa lubang-lubang kecil. Dengan struktrur tanah yang cenderung berlumpur dan lembut dan atau mirip karang namun rapuh pengunjung harus berhati-hati sekali saat mengitari areal ini jangan sampai terperosok ke dalam lubang dengan panas yang bisa mencapai ratusan derajat celcius.

Kami sempat mengunjungi dua kawasan kawah saat itu. Areal yang tidak terlalu luas berada dalam hutan kecil di daratan atau pulau kecil di seberang Danau Hijau, sedangkan areal yang lebih besar terletak agak jauh dari danau, bentuknya memanjang bagai aliran sungai kering. Potensi sumber energi sekaligus keindahan alamnya membuat pemerintah setempat merencanakan tempat ini sebagai Pusat Pengetahuan dan Wisata. Hebat ya.

Tak hanya itu, seperti yang saya singgung di atas, Ulubelu merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Lampung khususnya Kabupaten Tanggamus. Bahkan salah satu produsen minuman kopi olahan terbesar di Indonesia mengambil kopi Ulubelu sebagai bahan baku di pabriknya. Melihat langsung perkebunan kopi Ulubelu dengan buah-buah kopi segar berwarna merah, hijau dan kuning kehijauan yang masih melekat di tangkai buah menjadi keasikan tersendiri sore itu.

Di salah satu areal perkebunan kopi tersebut, terdapat sebuah air terjun yang memilki ciri khas yaitu munculnya pelangi di saat-saat tertentu. Karena itulah penduduk setempat menyebutnya dengan Air Terjun Lembah Pelangi. Letaknya memang cukup jauh menuruni lembah. Untuk bisa menikmati pelangi di sekitar air terjun pengunjung harus menyiapkan stamina yang cukup untuk naik kembali saat selesai menikmati air terjun atau mandi di aliran sungainya yang berada di dalam lembah.

Tentu saja masih banyak lagi yang bisa saya ceritakan seputar Festival Teluk Semaka 2015 kemarin. Cerita bagaimana saya terpikat pada warna dan corak batik Tanggamus yang didominasi paduan warna-warna cerah dengan aikon lumba-lumba dan perahu yang menjadi ciri khasnya. Juga cerita tentang nikmatnya durian lokal serta inti dari festival itu sendiri yaitu Upacara Pengetahan Adok dan ditutup dengan manis oleh karnaval budaya.

Bila anda tertarik untuk berkunjung atau menikmati The Majestic of Tanggamus dan mencari informasi lebih jauh tentang destinasi wisata di sana, dengan senang hati sebisa mungkin saya akan membantu. Hubungi saya lewat surat elektronik yang ada di bagian kontak ya. Atau bila anda tertarik untuk ngetrip bersama saya bulan Maret 2016 yang akan datang, Ayo kita pelesiran bareng.

Stay tune di sini ya, akan ada tulisan berikutnya tentang Tanggamus.

Come to Majestic Tanggamus. Yiipeeeee

 

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG20170515103635

ROYAL KLANG HERITAGE WALK – Telusur Jejak Warisan Bandar Diraja Klang

Royal Klang Heritage Walk namanya, kegiatan ini dilakukan dengan berjalan kaki menelusuri jejak dan bangunan ...

10 comments

  1. Ah Tanggamus yang mempesona . Banyak banget yang bisa dilihat di sana. Tak hanya alam tapi juga budaya. Semoga kita berkesempatan menjejakan kaki lagi di sana 🙂
    Evi recently posted…Selamat Datang 2016My Profile

  2. Wah itu foto teluknya, mupeeeeng 🙂 jadi inget pengalaman sebulan lalu. Kangen kumpul-kumpul dan saling nyela hahaha

  3. Back to basic, saat kita kembali ke habitat kita. Hehehe..maksudnya orang daerah yg meratau ke Jakarta harus berani kembali ke keleluhurnya untuk mengembangkan potensi alam, budaya, seni dll. Salut sama Mba Dona. You’re the best

  4. Foto Teluk Kiluan nya menggoda sekali mbak Donna.

    Seneng punya pengalaman menjejak Tanggamus bareng Mbak Donna dkk…
    Katerina recently posted…Suatu Sore di Vihara Dewi Kwan Im Belitung TimurMy Profile

  5. ematnya bener-bener bagus.

  6. aihh teluk hijaunyaa, kerenn bangettt :'(
    tujuan saya selanjutnya pengin ke Lampung, semoga saya bisa menginjakkan kaki di situ jugaa, aamiin aamiin :'(

  7. aahhhhh pengeeeeen… mudah-mudahan tahun ini bisa ke sana
    Goiq recently posted…Menginap Di Horison Hotel Seminyak BaliMy Profile

  8. stay tune 🙂
    yopiefranz recently posted…Menulis Keliling LampungMy Profile

  9. Ah indah sekali Tanggamus :), ingin kesanaaa hehehe
    Tian lustiana recently posted…Tentang Budget / Anggaran Keuangan KeluargaMy Profile

  10. Saya juga baru dengar tempat ini, dan mungkin tak akan pernah dengar jika blogger-blogger tak pernah meliputnya. Kini pelan-pelan semakin terkuak, semakin kreatif memperlihatkan potensi yang dimilikinya. Kalau saya diajak ke sini, mungkin yang pertama dituju adalah mendaki Gunung Tanggamus 😀
    Rifqy Faiza Rahman recently posted…Tamu Tak DiundangMy Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge