Saturday, December 16, 2017
Home » Traveling » Wonderful Indonesia » Jakarta » Eco-Learning dan Eco-Wisata di Ecopark Ancol Bay….nilai tambah sebuah wahana rekreasi
P8271954 - Copy

Eco-Learning dan Eco-Wisata di Ecopark Ancol Bay….nilai tambah sebuah wahana rekreasi

P8271958 - CopyTak banyak tempat di Jakarta yang menyajikan hamparan rumput hijau, pepohonan nan rindang, kicau burung dan gemericik air tempat kita bisa sekedar jalan santai menikmati suasana sambil berbincang bersama teman atau keluarga. Untuk mendapatkan suasana seperti ini biasanya saya harus sedikit menjauh dari Jakarta, mengarahkan kendaraan meluncur ke Kebun Raya Bogor atau bahkan terkadang lebih jauh lagi ke Kebun Raya Cibodas di wilayah Puncak Cianjur. Namun untuk itu saya dan keluarga harus mencapainya dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan tentu saja bisa dipastikan menemui kemacetan yang luar biasa bila dilakukan saat akhir pekan. Hal yang seperti seringkali membuat kami terpaksa memilih melakukannya di hari kerja atau justru mengurungkan niat. Alih-alih menghilangkan stres setelah seminggu penuh bekerja, kemacetan justru menambah stres sekembali kami dari perjalanan. Ajakan jalan bareng beberapa mahasiswa saya sebelum semester baru dimulai membuat saya berpikir untuk mencari tempat seperti diatas namun yang letaknya tak jauh dari Jakarta, bebas macet dan aksesnya mudah.

Dari hasil pencarian tersebut saya menemukan sebuah tempat didalam kawasan Ancol Bay yang bernama ECOPARK. Dari namanya saja saya sudah menemukan kata kunci yang identik dengan lingkungan yang nyaman, asri, sejuk dan tentu saja ramah lingkungan. Dugaan saya tidak meleset, dari hasil pencarian lebih lanjut dan berdasarkan fakta yang saya dapatkan di lapangan ternyata memang tempat ini direkomendasikan sekali untuk mereka yang mencari tempat atau taman yang seperti saya sebutkan diatas. Atas persetujuan mereka, saya pun memutuskan untuk mengunjungi tempat ini. Akses termudah dari Cimanggis Depok menuju Ecopark adalah dengan menggunakan Kereta Commuter line. Hanya dengan membayar e-ticket sebesar empat ribu rupiah, dalam waktu 45 menit kami berlima sudah sampai di Stasiun Jakarta Kota, menyambung dengan moda transportasi angkutan kota M-15 berwarna Biru Muda bertarif 3000 rupiah dari depan Museum Bank Indonesia, lima belas menit kemudian kami sudah menjejakkan kaki di Gerbang Utama Ancol Bay.

Berulangkali ke Ancol untuk berbagai keperluan, saya selalu menggunakan kendaraan pribadi. Ini adalah kali kedua saya mengunjungi Ancol menggunakan transportasi umum. Pertama kali, saya lakukan bersama dua orang teman dan lima anak-anak termasuk dua diantaranya adalah anak saya. Waktu itu kami sengaja melakukan “One Day Jakarta City Tour For Kids” ke beberapa tempat seperti Masjid Istiqlal, Museum Bank Indonesia, Kawasan Kota Tua dan berakhir di Pantai Karnaval Ancol, berpindah dari satu moda transportasi ke moda transportasi lainnya dengan menyenangkan. Begitu pun kali ini, namun ada satu perbedaan bahwa untuk kali ini kami memanfaatkan bis yang disediakan pengelola Ancol untuk keliling Ancol secara gratis. Bisa yang diberi nama Wira Wiri ini memiliki dua rute yaitu Rute Timur dan Rute Barat. Tempat yang kami tuju yaitu Ecopark dilewati bis dengan Rute Barat namun Pantai Karnaval dilewati oleh bis denga Rute Timur. Namanya juga jalan-jalan, maka kami nikmati saja keduanya, malah dengan sengaja kami berkeliling Ancol terlebih dahulu dengan menaiki bisa pada kedua rutenya baru kemudian kami singgah di kedua tempat tersebut.

Memasuki Ecopark kami disambut pemandangan sebuah taman yang luas bersih, hijau dan begitu asri, harmonis dengan danau dan air terjun kecil yang gemericik airnya seperti alam yang bersenandung. Dengan jogging track yang dibuat cukup lebar untuk dilewati Golf Car, kita punya banyak pilihan untuk mengelilingi tempat seluas 33, 6 Hektar ini. Bisa hanya dengan jalan santai atau sambil olahraga lari, kita juga sambil bersepeda, meluncur di atas Segway atau duduk manis diatas Golf Car yang bisa kita kemudikan sendiri. Berbeda dengan taman ini yang bisa dimasuki secara cuma-cuma alias gratis, maka tiga alat yang tersebut disediakan oleh pengelola Ecopark dengan membayar sejumlah biaya.

Tidak itu saja, Ecopark juga bisa jadi wahana Wisata Edukasi buat anak-anak. Dengan konsepnya yang Go Green, taman ini juga dilengkapi dengan Kebun Binatang dan atau semacam peternakan kecil yang berada ditengah-tengah danau sehingga kita bisa berperahu untuk mencapai kandang-kandang binatang tersebut, anak-anak bisa sambil memberi makan binatang yang ada seperti rusa atau kelinci di Feeding Animal Area. Di sini anak-anak bisa belajar bagaimana beternak hewan, bahkan belajar bagaimana cara memanen telur bebek sampai jadi telur asin. Di lain area disediakan pula fasilitas Learning Farm, kebun sayuran dimana anak-anak bisa belajar dan memetik sayuran organik. Jadi dengan datang ke tempat ini, terasa ataupun tidak, kita telah mendapatkan pendidikan terhadap lingkungan dengan konsep green lifestyle yang mengusung tema Eco Energy, Eco Care, Eci Nature dan Eco Art melalui eco-learning dan ecowisata.

Oh ya, hampir lupa, di kawasan Ocean Ecopark juga terdapat Fantastique Multimedia Show pada malam hari. Sebuah atraksi pertunjukan mirip kabaret yang di perindah dengan sinar laser seperti yang dimiliki Song of The Sea di Sentosa Island Singapore. Terdapat juga wahana Green Mission Paintball yang merupakan wahana permainan paintball dengan mengangkat tema lingkungan terbesar di Indonesia. Sayang kami tak sempat untuk menikmati semua wahana yang disediakan Ecopark, namun kami tak berkecil hati, karena kami sudah merencanakan akan segera kembali ke tempat ini. Saya pun belum mengajak dua buah hati saya kesini.

Jadi tunggu apa lagi, dengan begitu banyak wahana dan nilai tambah Ecopark, kita dan keluarga tak perlu jauh-jauh lagi untuk rekreasi, olahraga, dan mengajak anak-anak bermain dan belajar.

Sampai Jumpa di Ecopark ya…

P8271972 - Copy

 

Jakarta, 27 Agustus 2013

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG20170515103635

ROYAL KLANG HERITAGE WALK – Telusur Jejak Warisan Bandar Diraja Klang

Royal Klang Heritage Walk namanya, kegiatan ini dilakukan dengan berjalan kaki menelusuri jejak dan bangunan ...

3 comments

  1. Di Malang juga ada namanya Eco Green Park, tapi belum pernah ke sana. Mungkin tempatnya setipe sama ini ya… Tempatnya bagus, sayang fotonya cuma dikit. Hehe.

  2. Yang begininan ini yang menarik dan sekarang-sekarang ini sedang menggiat di beberapa daerah juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge