Tuesday, November 21, 2017
Home » Review and Event » Hobi Keluarga dan Pembentukan Karakter Anak
tanakita

Hobi Keluarga dan Pembentukan Karakter Anak

“Jangan lupa periksa ulang bawaannya ya, nak. Jangan ada yang tertinggal.” Saya mengingatkan dua gadis kecil yang sedang sibuk menata bawaan mereka ke dalam ransel masing-masing. Sesekali saya membantu mengawasi tanpa harus ikut campur terlalu jauh dengan aktivitas mereka. Saya percaya bahwa dengan semakin seringnya melakukan perjalanan, membuat mereka terlatih mandiri dan terbiasa berkemas sebelum melakukan perjalanan.

Bagi saya, melakukan perjalanan adalah sebuah kebutuhan jiwa. Berawal dari hobi yang diturunkan kedua orang tua saya sejak kecil, kegiatan yang menyenangkan ini terbawa hingga saya menikah dan memiliki anak. Lambat laun, melakukan perjalanan menjadi lebih dari sekedar hobi namun telah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi keluarga kami.

Perjalanan membawa dampak positif yang luar biasa pada keluarga kami terutama buat anak-anak. Dalam sebuah perjalanan, anak-anak belajar tentang banyak hal dengan cara yang menyenangkan tanpa merasa bahwa itu adalah sebuah proses pembelajaran. Mereka saya libatkan langsung dalam perencanaan sebuah perjalanan, dari menentukan tempat tujuan, moda transportasi, tempat menginap hingga detail perjalanan.

Dari aktivitas yang saya jabarkan diatas, anak-anak belajar banyak hal. Mereka belajar tentang pentingnya perencanaan yang baik, mengetahui dan mengerti lebih banyak hal dari yang mereka lihat, dengar dan rasakan selama perjalanan. Simpati dan empati pun tumbuh ketika berinteraksi dengan orang-orang baru yang mereka temui dalam perjalanan. Mengenal budaya dan kebiasaan yang berbeda dengan keseharian mereka. Soft skill mereka pun terasah dengan baik.

Bukan itu saja, dari aktivitas melakukan perjalanan, anak-anak saya memiliki ketrampilan baru yang berbeda. Lahir dari keinginan untuk berbagi pengalaman, anak saya yang pertama kini belajar menulis sedangkan adiknya menggunakan foto sebagai media berbagi apa yang mereka dapatkan dan rasakan dalam perjalanan.

bra21

Setiap perjalanan adalah bagian dari sekolah kehidupan. Proses belajar tak hanya berlangsung di dalam kelas. Jadikan proses belajar tak ubahnya sebagai kegiatan bermain, dimana ruang kelas ada di setiap sudut di belahan bumi ini. Ada nilai edukasi yang bisa diambil di setiap tempat yang kami kunjungi, baik yang didapat saat perjalanan maupun di tempat yang dituju. Tak cukup hanya sekedar pernah datang dan berfoto dengan latar belakang pemandangan indah. Karena dalam sebuah perjalanan kita bisa dapatkan semuanya. Bagai menu lengkap dalam sebuah sajian.

Saya jadi ingat perjalanan keluarga kami terakhir saat liburan sekolah lalu. Kami menghabiskan waktu di Dataran Tinggi Dieng dan beberapa daerah sekitarnya. Perjalanan yang sangat berkesan hingga hari ini. Namun sayang kami tak sempat berkemah di Gunung Prau dan melakukan aktivitas petualangan air di Sungai Serayu. Keduanya merupakan aktivitas menarik yang ditawarkan di sana. Tetapi kami tak berkecil hati, karena ada tempat yang tak jauh dari Jakarta yang bisa mengakomodir keinginan tersebut yaitu Tanakita Camp di Sukabumi Jawa Barat.

Dari penelusuran melalui website resmi mereka, tempat ini sangat menarik perhatian kami karena dikelola oleh para pecinta alam dan pekerja profesional di bidangnya. Dengan latar belakang kami yang minim tentang berkemah dan petualangan, prinsip professional, safe, and friendly dari Tanakita Camp menjadikan kami memilih tempat ini menjadi tempat liburan kami sekeluarga tahun ini.

Yuk kita mencoba dan belajar hal baru dalam mengisi liburan dengan menikmati alam terbuka di Tanakita Camp.

Dokumen: Tanakita Camp
Dokumen: Tanakita Camp

Tulisan ini disertakan dalam “3rd Giveaway : Tanakita – Hobi dan Keluarga”.

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

IMG20170814122719

Santai Sejenak Jelang Agustusan di Prime Park Hotel Bandung

Entah sudah untuk yang berapa kali saya berkunjung ke Bandung, tak terhitung rasanya. Namun sebagai ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge