Thursday, July 27, 2017
Home » Traveling » Around The Globe » Keliling Kuala Lumpur dengan Hop On Hop Off Bus…, Tak Repot Lah
P_20160921_102259

Keliling Kuala Lumpur dengan Hop On Hop Off Bus…, Tak Repot Lah

Hap hap hap…, sekumpulan anak-anak yang aku panggil The Kiddos berjumlah lima orang terlihat semangat sekali, mereka melompat-lompat bagai anak-anak kelinci naik dan turun double decker bus berwarna terang seharian ini. Seakan tanpa lelah mereka masih menunjukkan wajah riang meski telah singgah dari satu tempat ke banyak tempat lainnya mengelilingi tempat-tempat wisata di Kuala Lumpur hampir satu hari penuh dengan bis Hop On Hop Off Kuala Lumpur.

Gambaran diatas masih melekat di benak saya meski perjalanan itu sudah beberapa tahun berlalu. Senang mengingat kenangan saat berlibur bersama keluarga besar ke Kuala Lumpur kala itu. Perjalanan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari itu berjalan sebagaimana yang kami rencanakan, dan itu berkat kami memilih moda transportasi yang tepat untuk berkeliling kota yaitu Kuala Lumpur Hop On Hop Off bus. Dan bila saat ini kenangan itu kembali hadir tak lain karena kaki ini kembali menjejak di Kuala Lumpur dan berkeliling ibukota negara Malaysia tersebut dengan cara yang sama.

Ya…, untuk ke sekian kalinya saya menjejakkan kaki di Kuala Lumpur. Tak bosankah? Tentu saja tidak. Tak cukup sekali, itu mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan betapa banyaknya destinasi wisata di Kuala Lumpur. Meski telah beberapa kali ke Malaysia, namun selalu ada hal yang baru di setiap kunjungan. Begitu juga kali ini, kedatangan saya kembali ke Kuala Lumpur ini adalah dalam rangka memenuhi undangan Tourism Malaysia Kuala Lumpur dalam event yang digagas oleh anak-anak muda keren dari Gaya Travel Magazine yang diberi nama #AboutKL seperti yang saya ceritakan di sini.

  • Memilih Moda Transportasi Liburan 

Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu urusan penting yang harus dipikirkan saat kita merancang perjalanan ke suatu kota atau negara adalah alat transportasi. Banyak moda transportasi yang bisa dipilih disuatu kota atau negara dengan berbagai alasan, begitu pun saya dan keluarga yang waktu itu yang berjumlah dua belas saat melakukan perjalanan wisata ke Kuala Lumpur. Dengan pertimbangan kepraktisan mengingat jumlah rombongan yang besar dengan rentang usia yang cukup jauh serta kenyamanan saat berwisata kota kami memilih bus Hop On Hop Off untuk berkeliling Kuala Lumpur.

Tak harus jumlah rombongan yang besar sebagai alasan menggunakan bus ini. Alasan lain yang menyertai adalah untuk mengoptimalkan waktu kunjungan terutama saat kedatangan yang pertama kali atau memanfaatkan waktu yang sempit di suatu negara yang dikunjungi. Dengan waktu kunjungan yang singkat dan keinginan untuk menikmati perjalanan dengan nyaman, maka ini membantu menghilangkan kemungkinan waktu yang terbuang karena tersesat, terlalu banyak bertanya atau terlalu lama diperjalanan.

Ini pun saya lakukan ketika pertama kali ke Kuala Lumpur dengan sahabat saya. Meski hanya berdua dan sebenarnya tak payah bila harus naik transportasi umum, kami memilih untuk menghemat waktu dan lebih santai menikmati wisata kota. Suasana yang rileks juga berpengaruh pada mood, dan ini penting buat saya untuk bisa menikmati maksimal. Suasana yang seperti ini biasanya bikin suasana hati ikut asik, foto yang diambil pun biasanya menarik dan baik.

Armada khas Double Decker bus Kuala Lumpur Hop On Hop Off ini memang bagus, terbukti ia  telah beberapa kali mendapat penghargaan. Beberapa diantaranya Best Tourism Transportation pada tahun 2008, The Best Malaysia Awards untuk katagori Travel Awards tahun 2009 dan Kuala Lumpur Mayor’s Tourism Awards pada tahun 2008. Bus ini didesain ramah untuk penyandang disabel, beroperasi dari jam sembilan pagi sampai dengan jam delapan malam, dilengkapi dengan multi lingual commentary, wifi, sky view dan open deck.

  • Pilihan Jenis Tiket dan Destinasi 

Dengan dua pilihan jenis tiket yaitu yang berlaku untuk 24 atau 48 jam, bis ini akan melewati sekitar 70 tempat dan atraksi yang menarik di 23 pemberhentian. Bayangkan jumlah pilihan yang bisa jadi alternatif kunjungan para pelancong selama di Kuala Lumpur, banyak sekali bukan? Itulah mengapa saya setuju sekali dengan jargon yang digadang-gadang oleh KL Hop On Hop Off yaitu “One Ticket to See it all.” Para pejalan tinggal memilih tempat dan atraksi yang disukai. Free and Easy!!

Beberapa titik pemberhentian mungkin adalah tempat-tempat favorit yang wajib anda kunjungi selama di Kuala Lumpur seperti Twin Tower, KLCC, Dataran Merdeka, National Mosque, National Palace, KL Tower, Aquaria, Bukit Bintang, Chinatown, Central Market, Little India, National Museum dan lain-lain. Meski titik awal keberangkatan bus adalah di Malaysia Tourism Centre (MATIC) namun penumpang bisa menaiki bus ini di setiap titik pemberhentian tanpa harus start di MATIC dan turun naik di setiap titik pemberhentiannya.

Saat tulisan ini saya buat, untuk tiket yang berlaku selama 24 jam, pelancong dikenakan harga normal RM 45.00 untuk dewasa dan RM 24.00 untuk anak-anak. Sedangkan tiket yang berlaku untuk 48 jam, pelancong dikenakan biaya normal RM 79.00 untuk dewasa dan RM 43.00 untuk anak-anak. Sedangkan untuk anak-anak yang belum berusia 5 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis. Dan takjubnya, ini adalah harga yang sama dengan harga yang saya bayarkan saat liburan keluarga tahun 2009, wow!

So, tak heran bukan kalau ini adalah cara favorit saya menikmati wisata kota di Kuala Lumpur. Cara ini juga yang selalu saya rekomendasikan bila ada yang bertanya bagaimana cara yang paling menyenangkan menikmati Kuala Lumpur. Mengapa begitu menyenangkan, karena pelancong bebas memilih di titik mana akan berhenti dan menikmati atraksi-atraksi wisata di dalamnya. Setelah itu pejalan dapat melanjutkan perjalannya dan menikmati atraksi di titik yang lain dengan menggunakan bis Hop On Hop Off berikutnya. Sangat praktis dan efisien.

Dengan menggunakan transportasi seperti ini berkeliling kota, pelancong tak perlu menyewa kendaraan atau menggunakan taksi dan membuang waktu untuk mencari-cari tempat wisata yang akan dikunjungi. Tiketnya juga bisa dibeli dengan mudah di KL Hop On Hop Off Bus, MATIC, KL Information Center dan agen tiket resmi di beberapa tempat dan titik pemberhentian. Tiket juga bisa dibeli secara online di laman resmi mereka di www.myhoponhopoff.com. Nah…, tinggal duduk manis deh dan turun di tempat-tempat yang disukai lalu menunggu kedatangan bis berikutnya dengan interval waktu sekitar 20-30 menit antar bus.

Beberapa Tips untuk menikmati wisata kota Kuala Lumpur:

  1. Pilihlah tempat menginap di lokasi yang strategis, misal dekat dengan pusat pelancongan dan atau dekat dengan stasiun MRT/LRT. Dengan demikian, di luar aktivitas siang harinya kita bisa menyambangi tempat-tempat sekitar untuk menikmati suasana pagi atau pun kehidupan malamnya hanya dengan berjalan kaki seputar hotel.
  2. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat serta sepatu yang enak dan kuat untuk dipakai hop on hop off. Sayang khan kenikmatan perjalanan terusik karena urusan kaki lecet atau sepatu yang jebol atau rusak di jalan.
  3. Kalau memang banyak atraksi yang akan dilihat, maka pilihlah tiket yang berlaku 48 jam dan mulailah aktivitas sepagi mungkin sejak bus beroperasi setiap harinya.
  4. Gunakan sunblock  dan topi terutama bila anda memilih sky view di open deck bagian atass untuk melindungi kulit anda dari papasan sinar matahari saat mengeksplore Kuala Lumpur.
  5. Jangan lupa cemilan dan air mineral ya supaya gak kelaparan dan masuk angin. Kala saya sih suka bekal buah-buahan, sehat, segar dan mengandung air untuk melawan dahaga.

Gimana? Masih penasaran? Memang harus coba deh! 

Keliling Kuala Lumpur, tak repot lah!

Ayo kita pelesiran di Kuala Lumpur

@donnaimelda

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

pulau ketam donna imelda

Pulau Lumpur Nan Unik itu Bernama Pulau Ketam

Deretan rumah panggung yang unik dengan tiang-tiang kayu penyangga serta barisan perahu yang tertambat itu masih ...

10 comments

  1. Wah, kok aku baru tau ada kek ginian, duh ke mana aja 😀 😀 😀
    Timo recently posted…Misi seru #amazingBCAPRIMA sambil belanja di BandungMy Profile

  2. Ini yg belum saya cuba di KL. Kemaren kesana kemana2 disediain Proton Extra, Mobil produksi Malaysia. Tapi sempet ngeliat dan kepengen naik juga. Next time lah. Pengen duduk di roof sambil tengok saat pusing-pusing KL

  3. Berapa budjet yang harus dipersiapkan agar bisa jalan-jalan ke sana dengan lengkap ya Mbak?
    terima kasih dan salam kenal

  4. wah sudah puluhan tahun aku tak ke KL(sok-sok logat Melayu :D)

    sektor pariwisatanya memang giat banget ya membangun berbagai fasilitas dan sarana, termasuk transportasi untuk turis :).

  5. insyaaAllah tahun depan mau ke Malaysia, tapi gak tau nih kemananya karena mau ke Kinabalunya mbak, nanti menginap dimana ikut si om yang ngurusin, moga bisa ke KL nya juga

  6. wahh asikk,, aku mau ke KL, aku belum pernah kesana…hehehe *katrok

  7. Waaa belum pernah ke Kuala Lumpur. Kapan ya? Kapan ya? *ngitung duit setoran*
    Anne Adzkia recently posted…Review Novel: Harry Potter and The Cursed ChildMy Profile

  8. Ah kapan aku bisa liburan ke KL ya tante keliling KL dengan bus itu..

  9. Wah saya mau banget keliling bis di KL, dulu ke KL hanya transit di bandara aja pas mau ke Jedah dan Madinah, jadi kepengen nyobain bisnya dan jalan-jalan di kuala lumpur, wah nabung lagi ?

  10. ini kayaknya yang kayak di jakarta keliling2 itu yah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge