Wednesday, October 18, 2017
Home » Review and Event » Semarak Yello Off Da Wall di Peresmian Yello Hotel Harmoni Jakarta
IMG20161105180419

Semarak Yello Off Da Wall di Peresmian Yello Hotel Harmoni Jakarta

Tugu Monas terlihat puncaknya dari kejauhan, cantik sekali dipandang saat malam dari jendela kamar di salah satu kamar Yello Hotel Harmoni. Apalagi saat lampu-lampu ratusan watt menyorot puncaknya yang berlapis emas, romansa mulai terasa dalam benak. Duduk di sudut kamar dengan segelas chrysant tea di tangan, menikmati malam yang perlahan berlalu.

Begitulah yang ada dalam benak saat hotel tour di Yello Hotel Harmoni Jakarta kemarin, 5 November 2016. Saya jatuh hati dengan interior dalam kamar yang simpel namun artistik. Hotel yang berada di pusat kota tak jauh dari Tugu Monumen Nasional ini menawarkan romansa urban dengan view kota dan kecantikan pendar lampunya saat malam.

Namun sepertinya saya harus bersabar hingga jelang akhir tahun bulan depan untuk merasakannya, karena kedatangan saya kali ini sesungguhnya bukan untuk staycation namun untuk menghadiri press conference jelang beroperasinya Yello Hotel pertama di Jakarta sekaligus menikmati Festival Urban Yello Off Da Wall.

Tak kurang dari 28 seniman terbaik yang berkompetisi langsung di festival tersebut. Mereka terpilih dari sekitar empat puluhan artis amatir dan profesional yang mengirimkan hasil karyanya. Juri yang akan menilai mereka pun didatangkan langsung dari Institut Francais Indonesia. Menyenangkan rasanya duduk berlama-lama melihat mereka menggambar, memainkan kuas dan menyemprotkan cat di atas kanvas besar.

Irene Janti –Chief Brands & Marketing Officer Tauzia Management– dalam sambutannya mengatakan bahwa perkembangan seni urban berkembang pesat yang ditandai dengan bermunculannya komunitas dan seniman-seniman muda yang lebih berani mengeksplorasi bakat mereka demi mencuri perhatian publik. Hal inilah yang kemudian ditangkap oleh Tauzia Hotel Management melalui Yello Hotel sebagai salah satu merek yang dipayunginya untuk peduli, mendukung dan memberi ruang kreatif.

Sesuai dengan konsep seni urban yang diusung, di setiap pembukaan Yello Hotel baru, Festival Urban “Off Da Wall” selalu diselenggarakan. Kompetisi ini sendiri adalah salah satu bentuk upaya mempromosikan street art sebagai bentuk seni yang terbuka bagi publik, melindungi hak berekspresi dan kreasi, serta membantu menemukan bakat dan karier para pekerja seni.

IMG20161105163228

Saya pikir kegiatan ini sangat positif dan perlu diapresiasi, karena masih banyak publik yang menganggap kegiatan street art adalah kegiatan yang negatif. Sudah waktunya merubah paradigma tersebut bahwa street art adalah kegiatan yang sangat positif bagi anak muda Indonesia. Buktinya, di arena kompetisi Yello Off Da Wall, saya menemukan banyak sekali karya-karya hebat para seniman, tak sabar rasanya karya-karya ini menghiasi Yello Hotel Harmoni bulan Desember nanti.

Festival Yello Off Da Wall juga dimeriahkan dengan bazaar makanan, fashion dan barang-barang seni. Ada juga pertunjukan musik, dance battle and Yello Roar dari para kru Yello. Malamnya dilakukan peresmian Yello Hotel Harmoni yang dihadiri oleh perwakilan dari Tauzia Management – Agung Sedayu Group selaku pemilik hotel dan juga hotel manager untuk sesi penyemprotan pilox sebagai bentuk penyerahan hotel ke pihak manajemen. Lengkap deh keseruannya.

Meski saat kami datang hotel ini belum beroperasi namun kami berkesempatan untuk melongok ke kamar yang sudah disiapkan oleh Yello Hotel Harmoni untuk para tamu dan media yang hadir. Hanya ada satu tipe kamar yang ditawarkan hotel berbintang tiga ini, yaitu Yello Room yang luasnya 21 meter persegi. Yang membedakannya hanya jenis bednya yaitu ada yang single, dan twin sharing.

Yello Hotel Harmoni juga menyediakan kamar dengan connecting door seperti kamar nomer 915 dan 917 yang kami lihat saat itu. Wah…, ini sih saya banget! Kalau traveling bersama keluarga, saya selalu memilih hotel yang memiliki connecting door dibanding menggunakan family room. Nah, mulai kebayang deh, pengen sekalian ngajak anak-anak staycation di sini. Menikmati Monas di waktu malam hehehe.

Di dalam kamar terdapat perlengkapan kebutuhan standar room seperti AC, TV berukuran 32”, saluran tv kabel, free wifi, water bottle, coffee/tea maker, dan safety deposit box. Ada total 372 kamar yang terdiri dari 150 kamar king single bed dan 222 kamar twin bed. Wok n Tok – Fast Dinning, netzone, chill spot, meeting room dan games station. Lengkap deh.

Nggak sabar ya pengen nyoba staycation di sini. Apalagi selama opening, Yello Hotels Harmoni menawarkan rate khusus untuk para tamunya. Untuk menginap satu malam di Yello Room tanpa breakfast, kita bisa dapatkan seharga 488 ribu rupiah saja sedangkan bila dengan sarapan kita cukup membayar seharga 658 ribu rupiah. Kita bisa memilih kamar bernomer ganjil bila ingin menikmati pemandangan ke arah Monas atau bernomer genap untuk pemandangan ke arah Kota.

Kebayang ya, jelang akhir tahun ini kita akan mencoba sesuatu yang baru dengan konsep Urban Street Art di Yello Hotels Harmoni. Ssst… saya kasih bocorannya ya, aku mau siapin kamera Xiaomi Yi Action dan siapin juga banyak gaya. Soalnya di setiap sudut hotel dirancang sangat artistik dan penuh dengan mural beraneka warna, pola dan gambar mural-mural tersebut dijamin bakal bikin kamu gak berhenti berfoto.

Nggak percaya?

Tunggu Desember ini… kita staycation bareng yuuu di Yello Hotel Harmoni.

IMG20161105173956

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

The Passport @donnaimelda

The Passport – Tempat Hangout Favorit di Gading Serpong

Bukan sekali ini saya mampir ke The Passport, tempat hangout favorit saya di Gading Serpong. ...

12 comments

  1. Kapan-kapan cobain ah staycation di Yello Hotels Harmoni biar bisa foto ala instagrammers kayak tante Donna 🙂

  2. nanti kita nginep bareng yaaaa

  3. Kemarin ada anak grafiti lampung lho tante donna dsana. Dia menang lomba grafiti dede nama nya..

  4. Ikutann mba…hahaha
    Aku mau nginep d hotel yg konsepnya art bgt kayak ini

  5. Konsep yello ternyata sama ya kak, memggandeng seniman muda. Di Surabaya pun juga begitu 😀 sering banget yello ngadain event, terakhir minggu lalu donor darah

  6. Gak sabar buat nginep bulan depan. hahaha

  7. Ya ampun ya ampun kayanya hotelnya lucu plus kece buat staycation niiihhh. Makasi infonya yaaaaa

  8. Nah ada anak grafiti lampung yg ikutan gambar nih tante di hotel yellow ini dan dia menang lomba juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge