Saturday, November 17, 2018
Home » Traveling » Wonderful Indonesia » Nusa Tenggara Timur » Live on Board Menikmati Eksotisme Labuan Bajo
donna_bajo (8)

Live on Board Menikmati Eksotisme Labuan Bajo

Sewa kapal untuk Live on Board (LOB) adalah cara asik menikmati eksotisme wisata di Labuan Bajo dan merupakan hal yang sudah lama sekali sudah saya impikan. Kesempatan pada tahun 2015 singgah ke Labuan Bajo hanya sempat dinikmati dengan hopping island selama satu hari. Labuan Bajo yang begitu cantik dan masih banyak tempat yang belum didatangi membuat saya bertekad untuk kembali lagi suatu saat.

Kembali ke Labuan Bajo

Bicara tentang jalan-jalan ke Labuan Bajo itu berarti bicara tentang keindahan gugusan pulau-pulau, bukit, pantai dan keindahan alam bawah laut di kepulauan yang terletak di antara Pulau Sumbawa di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kota Labuan Bajo memang merupakan pintu gerbang utama wisata di pantai paling barat Pulau Flores terutama bagi mereka yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Komodo serta wisata bahari di pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Kesempatan datang ketika saya bersama enam orang Sahabat Ayo Pelesiran memiliki keinginan yang sama untuk berlibur ke Labuan Bajo. Sebagaimana tekad saya waktu itu saya akan menikmati Labuan Bajo dengan cara yang sedikit berbeda. Ternyata mereka tak keberatan untuk liburan dengan cara Live on Board (LOB) selama tiga hari dua malam untuk menikmati eksotisme Labuan Bajo. Pokoknya sudah terbayang deh serunya dua malam tidur di kapal dan menikmati keindahan pantai dan pulau di sekitar Taman Nasional Komodo.

Asiknya Live on Board (LOB)

Sedikit berbeda dengan destinasi wisata di kota-kota lain yang memiliki tempat menarik untuk wisata kota, keunikan Labuan Bajo justru terletak pada tempat-tempat wisatanya yang berada di perairan Laut Flores dan selat-selatnya. Itulah mengapa Live on Board (LOB) dan hopping island menjadi atraksi wisata yang paling menarik di tempat ini. Para pejalan bisa mengunjungi pulau-pulau kecil, berlayar di antara selat sambil menikmati langit biru, trekking ke atas bukit untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian serta snorkeling atau diving untuk menikmati keindahan alam bawah laut yang bening airnya seperti kaca.

Untuk menikmati tempat-tempat yang menarik tersebut, kita bisa menyewa kapal di Pelabuhan Labuan Bajo atau memesan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kapal yang kita inginkan tersedia saat kita tiba dan dengan harga yang sudah disepakati sebelumnya. Live on Board (LOB) atau menginap di atas kapal merupakan cara yang paling menyenangkan untuk menikmati liburan di Labuan Bajo. LOB memberikan kita pengalaman sensasional melewati malam di atas kapal dalam buaian lembut gelombang dan suara ombak yang memecah pantai. Syahdu!

Banyak perusahaan tour atau travel yang menyediakan fasilitas sewa kapal untul LOB di Labuan Bajo dengan rentang harga yang beragam dan fasilitas yang beragam pula. Salah satunya adalah Be Borneo Tour milik Bang Indra Setiawan (beliau bisa dihubungi di +62 856 5120 2195) yang menjadi teman perjalanan kami selama tiga hari dua malam di Labuan Bajo. Kapal sewaan yang menyediakan fasilitas tempat tidur hingga delapan orang ini sungguh menjadi andalan kami singgah dari satu tempat ke tempat lain sesuai itinerary di Labuan Bajo dengan sangat menyenangkan.

Sebenarnya pejalan bisa memilih jenis dan ukuran kapal serta lama pelayaran sesuai dengan tempat yang ingin didatangi. Namun berdasarkan pengalaman kami yang baru saja kembali dari sana bersama Be Borneo Tour, pelayaran selama tiga hari dua malam adalah lama berlayar yang ideal. Dengan rentang waktu tiga hari, kapal akan membawa kita ke hampir seluruh tempat yang direkomendasikan untuk para pejalan dengan jenis aktivitas yang lengkap, baik trekking, snorkeling, menikmati spot-spot foto cantik di pulau-pulau kecil atu sekedar berenang dan bersantai di atas kapal.

Dengan LOB kita bisa menikmati semua tempat tanpa harus bolak balik ke daratan. Semua kebutuhan kita selama berlayar disediakan di atas kapal oleh para kru kapal yang berjumlah tiga orang. Satu orang bertugas sebagai kapten kapal, dua anak buah kapal lainnya bertugas sebagai juru masak dan pemandu yang akan menemani kami ke tempat-tempat yang kami singgahi. Mereka bertiga sangat handal dengan keahliannya masing-masing. Kapten yang tangkas mengemudikan kapal dengan aman meski terkadang bertemu dengan arus yang kuat, masakan yang enak serta guide yang sangat mengerti keinginan kami.

Jadi terbayang khan betapa bahagianya kami selama tiga hari melaut. Kami gak repot memikirkan apapun kebutuhan kami selama berlayar. Benar-benar hanya berlibur. Saat bangun pagi atau sore hari, minuman panas dan cemilan sudah tersedia. Saat waktu makan siang dan malam tiba, kita tinggal duduk manis menyendok ke atas piring dan bersantap. Bahkan untuk snorkeling pun peralatan dan fin sudah tersedia di atas kapal. Tinggal nyebur deh!

Eksotisme Labuan Bajo

Selama tiga hari tersebut kami dibawa ke tempat-tempat yang eksotis di Labuan Bajo. Sebutlah Pulau Padar, Pulau Kelor dan Gili Lawa yang terkenal dengan keindahan pemandangan dari puncak bukitnya. Waktu terbaik untuk berada di tempat ini adalah pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas saat trekking menuju puncak. Pejalan dapat memilih untuk menikmati suasana pagi atau sore hari. Dari atas bukit kita bisa duduk melepas lelah sambil menanti mentari yang terbit membuka hari atau ketika menjelang tenggelam di ufuk barat.

Langit biru, bukit-bukit bak savana, pantai berpasir putih halus, air yang bening seperti kaca adalah hal lain yang menarik di Labuan Bajo. Snorkeling menikmati keindahan bawah laut dan bercengkerama dengan ikan-ikan nan cantik adalah kegiatan yang tak kalah menarik dengan trekking dan menikmati pemandangan dari puncak bukit. Bahkan dalam pelayaran melewati Manta Point, kami bisa melihat hewan sejenis Pari hanya beberapa meter saja di bawah kapal. Sayang kami tak menyempatkan diri turun ke air dan mengabadikannya.

Kami juga tentu saja tak mau melewatkan kegiatan snorkeling di beberapa tempat selama LOB. Pantai di Pulau Kanawa, Pink Beach, serta perairan Manjarite menjadi tempat yang sangat berkesan bagi kami karena kekayaan bawah lautnya. Tak harus snorkeling, kami terkadang menghabiskan waktu hanya dengan bersenang-senang dan berenang di pantai seperti saat singgah di Pulau Kelor dan Taka Makassar, atau bermain bersama ubur-ubur di Pulau Sembilan. Tak seperti tour yang membatasi waktu dengan sangat ketat, Be Borneo selalu membebaskan kami untuk berlama-lama di suatu tempat hingga puas.

Keindahan pantai dan laut di Labuan Bajo memang mengundang decak kagum. Dari atas kapal kami bisa melihat betapa dasar karena beningnya air laut. Sedemikian jernih sehingga dasar laut terlihat dekat dan jelas terlihat dari atas kapal. Begitu juga saat kami turun ke laut, ikan-ikan pun seolah bersahabat dengan manusia, mereka tak takut mendekat saat kita berenang-renang di sekitar mereka. Tentu saja asalkan kita tidak mengganggu dan melakukan gerakan yang berlebihan.

Taman Nasional Komodo

Berada di gugusan kepulauan Taman Nasional Komodo yang merupakan satu-satunya tempat hewan purba Komodo ditemukan di dunia, tentu saja tak lengkap bila kita tidak singgah ke tempat hewan purba berada. Ada dua tempat yang sering dikunjungi untuk melihat Komodo yaitu di Pulau Komodo atau Pulau Rinca. Sebagai taman nasional yang dilindungi, apalagi Komodo adalah hewan buas yang berbahaya bagi manusia, maka untuk bisa berkunjung dan melihat langsung di kedua tempat ini pejalan haruslah melaporkan diri kepada petugas terlebih dahulu.

Pengunjung diberkenankan masuk lebih jauh di pulau dan melihat lebih dekat setelah mendapat izin, mendapat arahan singkat dan didampingi petugas yang disebut dengan ranger. Ranger tahu persis tempat-tempat di mana Komodo biasa berada dan akan menjaga pengunjung agar tetap dalam posisi yang aman untuk melihat bahkan berfoto bersama Komodo. Pengunjung juga bisa memilih rute perjalanan untuk menjumpai hewan-hewan tersebut berada, apakah rute yang pendek, rute sedang atau rute panjang.

Ketika itu kami tiba di Pulau Komodo saat hari sudah cukup sore dan mendung menggantung di langit yang terlihat kelabu. Jadi untuk memanfaatkan waktu yang sempit, kami memilih jalur terpendek di mana saat itu kami hanya bertemu dengan seekor Komodo dengan ukuran yang cukup besar. Berurusan dengan hewan liar dan alam memang adalah hal yang tidak bisa kita setting. Beruntung kami masih bertemu Komodo dan bisa berfoto bersama hewan purba ini meski hanya bertemu satu ekor. Itupun cukup membuat kami jeri dan hati-hati sehingga patuh sekali dengan apa yang dikatakan ranger.

Nah, Sahabat Ayo Pelesiran lain tentu saja penasaran ingin melihat langsung dan merasakan pengalaman menikmati sensasi Live on Board (LOB) dan eksotisme Labuan Bajo seperti yang kami alami. Datang deh, jangan khawatir ribet, meski berada di bagian timur Indonesia, Labuan Bajo mudah ditempuh dan banyak maskapai penerbangan yang menawarkan banyak pilihan rute penerbangan. Dengan transit satu kali di Lombok atau Bali dari Jakarta, lalu melanjutkan penerbangan ke Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo. Dari bandar udara ke pelabuhan juga tidaklah jauh, bisa naik ojek motor atau sewa taksi menuju pelabuhan tempat kapal-kapal yang biasa di sewa berada. Maka dalam hitungan menit kita akan tiba di dermaga dan memulai petualangan kita di Labuan Bajo.

So tunggu apa lagi?

Kemasi pakaianmu dan selamat menikmati eksotisme Labuan Bajo.

Catatan:

Foto-foto di atas sebagian diambil dari kamera dan atau hasil jepretan travelmate kece saya Almazia, Salman Faris, dan Rani Novariani

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

Perahu Larai yang aikonik. Harus coba!!!

Island Hopping di Labuan

Island Hopping di Labuan – Hai, Sahabat Ayo Pelesiran! Masih ingat perkenalan kita dengan Wilayah ...

34 comments

  1. Saya belum pernah nginep di kapal kayak gini. Menarik sepertinya. Tapi kalau kelamaan aku takut mabuk laut. Ada tipsnya ?

    • donna imelda

      Sedia obat anti mabuk aja, Kang Ayip. Tapi kita bersandar di perairan yang tenang kok, jadi bisa tidur nyenyak. Kalau pas siang kapal bergerak dan kita beraktivitas, tubuh gak sempat mabok karena excited trekking, snorkeling, foto-foto dll hehehe

  2. Kayaknya PakSu sudah memberikan sinyal-sinyal “boleh pergi” ke sini, hasseeekkk!
    BTW itu komodonya gede bangeddttt.

  3. aku bukan pemburu alam, tapi aku minat sama labuan bajo dan komodo ini karena ada pengalaman live on board-nya 🙂

  4. Liburan ke Labuan Bajo tuh semacam paket lengkap yaaa bun. Trekking dapet, snorkelingnya dapet. Ehh komodonya juga dapet, walopun pas di sana bikin jiper. Wkwk

  5. Ah baca ini jadi ingin ke Labuan Bajo lagi. Makanan nya emang benar2 enak semua dan tempat itu yg selalu jadi tempat pavorit kemarin juga. Ah pokoknya puas deh sailing bersama beborneotour..
    Fajrin Herris recently posted…Tips Murah Sailing KomodoMy Profile

  6. Aku ketagihan LoB pasca ke TN Tanjung Puting tahun lalu. Awalnya sama kayak Kang Ayip mikirin, “bakalan mabuk laut gak ya?” eh ternyata pas tidur ya merapat ke tempat yang tenang.

    Labuan Bajo cakep banget. Semoga bisa ke sana nanti. Amin.

  7. Aku prnh ke Bajo cuma sampe bandara aja hahahhaha. Aduhh mupeng bangeeet ya liat viewnya.

  8. Makan siang di atas kapal itu kok kayaknya asyik banget. Nggak ada ombak, pemandangannya ajib. Puas rasanya hahahah

  9. AAAAHhhhhh kalo ajaaaa bareng akuuuu pasti akan dengar kisah seorang Biduan yang menghibur tiap akhir pekan dari pnggung ke panggung Demi periuk ngebul….!!! Wkwkwkkwkw

  10. Berkali-kali diajak ke labuan bajo juga saya mau? *siapa yg ajak emangnya?*

    Mau tanya, ubur-ubur di pulau 9 memangnya masih ada? Waktu itu ada kabar kalau ubur-uburnya keluar dari kolamnya karena ada ombak besar yg menghajar pulau 9

  11. Labuan Bajo ini jadi destinasi kedua favorit untukku.
    Semoga tahun depan bisa balik lagi kesini dan mengulang roadtrip ke Bumi Flores tercinta.

  12. Doaan saya bisa kesanaaa.

  13. Cemilannya sungguh menggoda.

  14. ahhh, aku jd pengen juga LOB gini,.pasti lbh seru dan nampol pengalamannya ya mb. Blm pernah nih Labuhan Bajo

  15. Wah, Mbak Donna kasih ide seru soal travelling, really want to LOB for like 2 days, heheh. Menarik

  16. Akkk asli mupeng, semoga ada kesempatan lagi ke sana aamiin..kemarin kondisinya blom memungkinkan hiks hiks

  17. Ahhh, jadi kangen Taman Nasional Komodo. Destinasi keren yang jika ada waktu dan rezeki pengen banget saia sambangi lagi.

    Flores dan sekitarnya memang tak pernah mengecewakan 🙂
    Lena Viyantimala recently posted…Menjejak Timor Tengah Selatan (Bag.2): Nyanyi Sunyi FatumnasiMy Profile

  18. Wuaaaah ke Labuan Bajo pake kapalnya bang indra yaaaaa. Asik banget emang di Labuan Bajo ini, semuanya lengkap sudah terbaikkkk, susah move on
    irhamfaridh recently posted…Megahnya Istana Siak dan Taman Nasional Zamrud di Riau #ExposeSumatera Eps.4My Profile

  19. duhai semesta semoga aku diajak ke Labuan Bajo segera 😀

  20. Mbakkk kapan buka trip ke sana lagi, nak ikut, labuan bajo jadi wish list banget nih

  21. Hmmm…..aku pengen nih LOB ke Labuan Bajo. Ada yang mau share cost?

  22. Waaa pingin bangeeeet LOB di Labuan Bajo sekalian bisa ke Taman Nasional juga liat komodo.. Aku nunggu anak-anak gedean dulu mba. Pingin explore ke sana sama anak-anak.. Semoga nanti ada rezekinya juga hehe.. 😀

  23. Salah satu wishlist nih, LOB Labuhan Bajo. Kalau bawa anak nih mba, kira-kira umur berapa disarankan? 😀

  24. Ini nih salah satu wishlist saya yang belum kesampaian. Semoga tahun ini bisa tercapai.
    dinilint recently posted…Makanan Lokal Ubud BaliMy Profile

  25. Jadi kangen pas live on board di Labuan Bajo juga deh:( mana masakannya enak” pula hft
    Yah tapi belom sempat kemarin ke Gili Lawa, kayaknya bagus yaa

    Hallo mba salam kenal, boleh minta follow backnya di http://www.onixoctarina.com/
    Matur Suwun 🙂
    Onix recently posted…3 Rahasia Hidup Bahagia Sebelum TuaMy Profile

  26. Catet ah nomor bang indra, pingin ke sana juga, bisa share cost sama temen berdelapan orang ya

  27. Wah, Labuan Bajo emang ciamik ya Mbak Donna.
    Ini sudah masuk bucket list saya dari tahun kemarin, cuma saya belum terealisasi.
    Cita-cita banget bisa tinggal di kapal dan duduk-duduk santai di bean bag sambil menikmati hamparan laut luas.

    Duh, makasih buat foto2 dan informasinya Mbak Don.
    Nomornya si abang langsung saya save 😀

  28. Keren yaa bermalam diatas lautan … , bayanginnya bikin jadi kepengin berat ikutan tour !

    Cantiknya lansekap pulau Kelor … , indah betul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge