Wednesday, October 18, 2017
Home » Review and Event » [review] Sweet Karina Hotel: Bukan Sekedar Singgah
Donna-imelda-sweet-karina
Warna hotelnya manis ya... merahnya semanis gula-gula

[review] Sweet Karina Hotel: Bukan Sekedar Singgah

Hujan belum sepenuhnya berhenti, gerimis masih membasahi Kota Bandung sepanjang perjalanan sejak di stasiun tadi. Dengan setengah berlari saya bergegas memasuki lobby Sweet Karina Hotel,  keinginan saya sederhana saja saat itu, masuk ke kamar dan melepas seluruh penat seharian ini.

Donna-bandung-stasiun
Hai, Banduuung…

Bandung memang dilanda hujan deras sore itu, Kamis, 28 April 2016. Udara dingin dan berangin telah menyambut saya bahkan sebelum Argo Parahyangan yang saya tumpangi dari Jakarta memasuki Stasiun Bandung. Tubuh yang lelah karena sejak pagi buta sudah beraktivitas dan terpapar panasnya Kota Jakarta membuat tubuh terasa sumuk dan lengket. Tak ada lain keinginan saya, kecuali segera tiba di hotel untuk mandi dan beristirahat.

Letak Sweet Karina Hotel sebenarnya tak terlalu jauh dari stasiun, hanya beberapa ratus meter saja dari Universitas  Maranatha. Namun hujan deras di jam pulang kantor membuat Bandung tak ubahnya dengan Jakarta, macet luar biasa. Di depan stasiun, beragam jenis mobil, motor dan angkutan umum merayap meter demi meter. Duh… kalau begini, bisa-bisa kemalaman saya sampai hotel.

Dengan kondisi macet dan jalan di Bandung banyak yang satu arah, maka pilihan naik taksi atau angkot saya abaikan, ojek pun menjadi pilihan. Benar saja perkiraan saya, dengan lancar akang gojek yang masih muda, ganteng, ramah dan bertato itu membawa saya masuk keluar jalan-jalan kecil bahkan gang sempit yang hanya mampu memuat satu motor.

Donna-imelda-sweet-karina
Warna hotelnya manis ya… merahnya semanis gula-gula

Untung akang ojek itu motornya bagus dan bawa motornya juga enak, maklumlah… menurut pengakuannya, dia sudah jadi tukang ojek sejak delapan tahun yang lalu. Wah… kalau umurnya saya perkirakan baru 30 tahunan, abang ojek ini pasti anak gahol Bandung yang sudah motor-motoran sejak kuliah atau sejak muda. Lhaaa, malah mikirin akang ojek hehehe.

Singkat cerita saya pasrah dibawa blusukan dengan si akang ojek, bagi saya saat itu, yang penting bisa cepat sampai dengan selamat dan tidak kehujanan. Bagaimanapun, gerimis masih sesekali turun dan langit di atas Kota Bandung masih terlihat kelam sehingga kekhwatiran akan kehujanan tak urung menggelayut juga dalam benak.

Alhamdulillah, tahu-tahu saya sudah berada di daerah Pasteur dan tak jauh dari situ terlihat Kampus Universitas Maranatha. Letak Sweet Karina Hotel berada di salah satu ruas jalan yang berada di persis di seberang universitas tersebut. Tinggal lurus aja, dan ketemu deh hotel berdinding muda warna merah magenta tersebut.

Selamat datang di Sweet Karina Hotel
Selamat datang di Sweet Karina Hotel
  • Like a Family

Ekspektasi saya terhadap hotel ini sebenarnya tak muluk-muluk. Yang penting sesuai dengan testimoni beberapa tamu yang pernah menginap. Karena dari mesin pencari didapatkan informasi bahwa hotel ini nyaman, bersih, pelayanannya ramah dan lokasinya mudah dijangkau. Testimoni para tamu pun membuat hotel ini mendapat predikat very good dari sebuah online travel agent dengan skor rata-rata 7,1. Rekomen dong.

Hal tersebut tak berlebihan nampaknya. Seorang resepsionis ramah menyambut saya dan segera mencocokkan nama saya àdengan nama yang tertera di komputernya.

Ibu Donna Imelda? Kamar 103 ya bu, akan diantar oleh petugas kami.” Demikian sambut Mbak Dewi yang ramah.

Suasana pun langsung mencair dan perasaan rileks langsung tercipta. Ah… kesan pertama begitu menyenangkan.

P_20160428_174041

  • Merah yang Menggoda

Belum lepas rasanya senyum melepas petugas yang mengantar saya hingga ke pintu kamar, bibir ini sudah kembali menyunggingkan senyum melihat interior kamar yang akan ditempati. Penat saya mendadak hilang melihat warna kesukaan saya mendominasi ruang. Wow… di kamar ini warna merah disematkan pada berbagai benda,  pada wallpaper, bantal, kursi dan sofa hingga sandal kamar.

Merah di mata saya memang selalu terlihat cantik. Begitu juga ketika warna tersebut menghiasi suite room yang akan saya tempati malam itu, terasa mewah dan elegan. Kamarnya luas dan memiliki balkon kecil untuk menikmati suasana di luar kamar. Kebutuhan tamu untuk menginap juga cukup lengkap, dari sofa, meja tulis, sepasang meja kursi untuk bersantai, lemari pakaian, lemari pendingin, dan televisi layar datar berukuran besar.

Metahnya bikin kamar ini cantik dan elegan
Metahnya bikin kamar ini cantik dan elegan

P_20160428_180000

  • Santai Menikmati Me Time

Saya menikmati ruangan dengan segelas teh panas. Semua keperluan untuk minum teh atau kopi sudah di siapkan di sudut ruang, hanya perlu menuang dan memanaskan air mineral dalam ketel elektrik yang tersedia lalu duduk di kursi santai menghangatkan diri di udara Bandung sambil mengintip pesan-pesan yang terabaikan selama perjalanan melalui layar telepon seluler.

Suasana seperti ini selalu menyenangkan buat saya, duduk sendiri, do nothing, menikmati hujan dan segelas teh panas itu heavenly rasanya. Apalagi di kamar yang senyaman ini, ditemani temaram senja yang mengintip dari balik vitrase. Segala penat terlupakan, berganti keasikan menikmati suasana senja di  Kota Bandung sambil menunggu tiga orang travelmate saya, Evi Indrawanto, Disgiovery dan Salman Faris turun dari Ciwidey untuk menjemput dan makan malam bersama.

Temaram senja yang cantik di balik jendela
Temaram senja yang cantik di balik jendela
  • Lelap Melewati Malam

Penasaran dengan suasana Bandung di waktu malam, kami berempat memyempatkan diri ke luar hotel sambil menikmati santap malam. Namun bagi tamu yang tak ingin ke luar hotel dan ingin menikmatinya di kamar saja, Sweet Karina Hotel juga menyediakan berbagai menu hidangan. Saya sempat mencermati menu dan harga yang tersedia di dalam kamar, harganya sangat terjangkau lho. Di banding hotel-hotel lain di jajaran bintang yang sama, menu di sini jauh lebih murah.

Tapi bagaimanapun, buat saya kenyamanan adalah hal yang paling pokok dalam memilih hotel. Karena dalam setiap perjalanan, hotel bukanlah sekedar tempat singgah melewati malam, namun tempat untuk beristirahat dan melepas semua penat seharian, untuk mendapatkan kualitas tidur yang prima agar esok bisa kembali fit beraktivitas atau melanjutkan perjalanan.

Sweet Karina adalah hotel bintang 3, namun mampu memberikan kenyamanan maksimal. Lokasinya strategis namun tak bising meski kamar saya berada paling depan dan balkonnya menghadap ke jalan raya suasana sekitar sangat tenang. Kalau soal kasur dan selimutnya, tak usah diragukan lagi. Semalaman saya tidur nyenyak hingga pagi menjelang. Kasurnya empuk dan tebal, selimut dan spreinya lembut, bersih dan terasa halus saat menyentuh kulit, saya pun dengan nyaman menjejalkan diri di bawah selimut dan lelap melewati malam.

Lelap melewati malam di sini
Lelap melewati malam di sini
  • Fresh and Rilex

Benar saja, pagi hari saya bangun dengan tubuh yang segar, padahal bila anda membaca tulisan di sini, pasti tahu betul bahwa sehari sebelum ini tubuh saya didera lelah seharian plus kehujanan pula saat menuju Bandung. Namun pagi ini benar-benar fresh dan siap jalan-jalan bersama para travelmate.

Kami berempat melewati pagi dengan santai. Menikmati pagi sambil berbincang dan melihat-lihat Sweet Karina lebih dekat. Sengaja kami berkeliling hotel keluarga yang memiliki 28 kamar ini. Saya jatuh cinta dengan pengaturan tata ruang di hotel ini. Terasa sangat homi bagai di rumah sendiri.

P_20160429_075019

Ruangan diatur sedemikian rupa sehingga kesan kaku sama sekali tak terasa. Tak seperti kebanyakan hotel yang kamarnya disusun saling berhadapan, sehingga bila kita membuka pintu hanya dinding yang terlihat, maka tidak demikian dengan hotel ini. Setiap kamar  memiliki view tersendiri, kita bisa memilih kamar yang menghadap taman di depan kamar atau kamar yang dilengkapi dengan balkon.

Setiap lantai dilengkapi dengan living room yang luas untuk duduk-duduk santai berbincang. Jadi tamu tak akan bosan tinggal di hotel ini, tinggal membuka pintu kamar, dan kita pun bisa sekedar duduk santai di living room, atau sekedar rileks sambil menikmati taman-taman kecil atau kolam  di depan kamar.  Saya malah sempat bincang-bincang cantik dengan roommate saya Evi Indrawanto.

Bincang cantik wif my travelmate
Bincang cantik wif my travelmate Photo credit Evi Indrawanto
  • So Yummi

Lalu bagaimana dengan hidangannya? Meminjam istilah teman saya sh, “nggak ada yang gak enak!” Begitu katanya. Sambil ngobrol berempat menikmati sarapan, satu persatu hidangan pagi itu saya cicipi. Dimulai dari potongan buah, bubur ayam, nasi dan mie goreng, serta sarapan berat yaitu nasi putih lengkap dengan menu ayam goreng crispy dan sayuran. Beneran lho… enak semua.

Tak terasa, suap demi suap, makan di atas piring pun tandas. Mangkok bubur bersih licin karena isinya berpindah ke perut saya. Tubuh pun dalam kondisi siap diajak keliling Lembang tanpa khawatir kelaparan sebelum jam makan tiba. Segelas sari buah menjadi penutup sesi sarapan pagi itu.

Ruang Makan
Ruang Makan
Sarapan yang semuanya enak
Sarapan yang semuanya enak

Masih betah sih sebenarnya di hotel ini, saya rasanya masih ingin semalam lagi menikmati kamar sambil santai dan menulis. Namun hari ini kami semua harus kembali ke Jakarta sepulang dari Lembang nanti, dan kembali menjalankan aktivitas masing-masing. Tapi toh selalu  ada alasan untuk kembali, entah bersama keluarga atau sahabat.

Siapapun yang menemani, kini saya tahu kemana kami harus bermalam bila ke Bandung lagi. Sweet Karina telah menjadi salah satu tempat yang menjadi pilihan saya untuk menikmati manis persahabatan dan keluarga dalam sebuah perjalanan. Karena Bandung, bukan sekedar singgah.

Sampai jumpa lagi di Sweet Karina…

Photo: Sweet Karina Hotel
Photo: Sweet Karina Hotel

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

The Passport @donnaimelda

The Passport – Tempat Hangout Favorit di Gading Serpong

Bukan sekali ini saya mampir ke The Passport, tempat hangout favorit saya di Gading Serpong. ...

4 comments

  1. Sweet Karina…dicatet aah… 🙂
    Mechta recently posted…Serunya outbound di Kampoeng Djowo SekatulMy Profile

  2. Kalo singgah di hati bagaimaba ??? Bisa di karina juga ??
    cumilebay recently posted…KELEBIHAN rasa di Iga Bakar Si JangkungMy Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge