Thursday, September 21, 2017
Home » Traveling » Around The Globe » Terbang Dengan Lima Ribu Rupiah
P8140537

Terbang Dengan Lima Ribu Rupiah

Ya benar, tiket pesawat kami hanya seharga lima ribu rupiah per orang.

Nominal yang hanya cukup untuk naik ojek dari jalan besar ke dalam perumahan tempat kami tinggal. Tapi kali ini selembar uang kertas berwarna kecoklatan ini bisa kami gunakan untuk terbang dari Jakarta ke Semarang. Dari hasil perburuan tiket promo dalam program Free Seat yang rutin selalu diadakan oleh Air Asia, alhasil berangkatlah kami berempat sekeluarga menggunakan maskapai penerbangan yang menggadang-gadang jargon “Everyone Can Fly” ini hanya dengan merogoh kocek empat puluh ribu rupiah. Terbang dengan rute CGK-SRG menggunakan pesawat Airbus A320-200, liburan ini menjadi rangkaian penutup liburan Hari Raya Lebaran sekaligus hadiah ulang tahun untuk putri kami yang kedua.

Saya mulai rajin memanfaatkan promosi Air Asia untuk membeli tiket perjalanan saya sejak tahun 2009. Saat itu rasanya Air Asia adalah satu-satunya maskapai yang berani menawarkan tiket dengan harga yang paling murah dengan promosi besar-besaran melalui media cetak dan televisi. Sebelumnya, bagi saya perjalanan dengan menggunakan pesawat untuk berlibur adalah sebuah kemewahan, apalagi sekeluarga. Meski sejak kecil, berlibur dan melakukan perjalanan ke beberapa kota di Indonesia bukanlah sesuatu yang aneh buat saya, namun saya atau keluarga lebih sering menggunakan mobil pribadi dan kereta api sebagai moda transportasi berlibur karena praktis dan biaya yang relatif lebih murah. Namun Eforia “semua orang bisa terbang” saat itu tak urung menggelitik saya untuk juga beralih ke moda transportasi terbang dengan pertimbangan bahwa dengan harga yang ekonomis saya dan keluarga bisa menjangkau tujuan berlibur dengan jarak yang lebih jauh yang tak mungkin dicapai dengan mobil atau kereta api.

Saat tulisan ini di buat, sudah banyak sekali maskapai penerbangan yang secara berkala menawarkan tiket dengan harga promosi untuk berbagai destinasi, namun saya masih setia memanfaatkan promo  dari Air Asia untuk perjalanan liburan yang saya rencanakan. Jadwal terbang dan jadwal pembelian tiket yang jaraknya berjauhan memungkinkan saya merencanakan dengan baik alokasi biaya dan rincian perjalanan di tempat-tempat yang saya pilih. Lumayan, sampai kini memasuki tahun kelima, hampir setiap tahun saya bisa mendatangi berbagai tempat di dalam dan luar negeri dengan harga yang terjangkau.

Tiket promo termahal saya ada di kisaran empat ratus ribu rupiah pulang pergi Jakarta-Singapore yang saya lakukan bersama seorang teman saat berlibur ke Singapore dan Kuala Lumpur untuk pertama kali. Pada kisaran itu pula saya dapatkan tiket liburan sekeluarga dengan jumlah rombongan dua belas orang, untuk rute Jakarta-Singapore dan Jakarta-Kuala Lumpur selama dua tahun berturut-turut di tahun 2010 dan 2011. Standar yang disebut tiket murah bagi saya ada di kisaran maksimal dua ratus ribuan sekali jalan dan dan maksimal seratus ribuan untuk tujuan penerbangan domestik, kecuali yang pernah saya lakukan ke Bali berdua dengan suami yang harus merogoh kocek tigaratus ribua-an per orang pulang pergi Jakarta-Denpasar. Di luar urusan pekerjaan atau perjalanan yang tidak direncanakan, semua pembelian tiket saya lakukan iseng-iseng saja setiap ada promosi, itu pun hanya membeli saat promo Rp. 0 atau Free Seat, karena di periode promo tersebut lah harga paling cantik versi saya bisa didapat. Seperti Jakarta-Makassar yang hanya sembilan puluh lima ribu rupiah atau seperti yang digambarkan pada pembuka tulisan ini, lima ribu rupiah rute Jakarta-Semarang. Yang paling penting adalah cermat-cermat berhitung, karena tiket yang murah bukan berarti yang penting bisa terbang. Bukankah liburan juga perlu dinikmati. Perhitungkan pula biaya selama liburan, seperti transportasi di tempat tujuan, biaya akomodasi, makan dan minum serta biaya-biaya liburan lainnya seperti oleh-oleh misalnya. Jangan sampai gara-gara tiket murah malah bikin pusing sepulang liburan karena overbudget, sering kejadian nih yang begini.

Saat tulisan ini dibuat, saya baru saja menyelesaikan pembelian tiket untuk jadwal terbang Januari 2015 ke beberapa tempat di ujung Pulau Sumatera. Air Asia kembali melontarkan promo Big Sale. Saya rindu dengan tempat dimana saya pernah berada. Membuat rencana perjalanan ke tempat-tempat dimana kenangan masa kecil tertoreh manis, bagaikan sebuah aliran rindu yang menemukan muaranya. Tak lebih dari lima ratus ribu rupiah, saya telah mengantongi rute Jakarta-Kuala Lumpur-Banda Aceh-Medan-Pekan Baru.

Wah, tahun 2015? masih lamaaaa? Ya, benar masih lama. Sengaja saya memilih jarak waktu sejauh itu, tentu saja supaya saya punya kesempatan menabung biaya perjalanan nanti, karena tahun depan saya masih harus menyelesaikan perjalanan yang tiketnya telah saya kantongi, solo traveling ke Makassar dan menjelajah beberapa tempat di Asia Tenggara bersama beberapa teman. Tebak berapa yang saya keluarkan untuk terbang dengan rute Jakarta-Kuala Lumpur-Krabby-Bangkok-Vietnam-Jakarta? Pasti tertarik deh….

So… Jalan-Jalan berbiaya rendah? Kenapa nggak?

Yuk mencoba….

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

_DSC9098e

EAT TRAVEL WRITE 5 – Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner di Klang Selangor

Selangor State Economic Planning Unit (UPEN Selangor) berkolaborasi dengan Ministry of Tourism and Culture Malaysia, ...

14 comments

  1. masih belum beruntung dapet tiket termurahnya. ke spore sih dapet rp 0. tapi balik ke indonya yang mahal. hahahaha.

  2. Asyik yah bisa jalan2 terus. Jangan lupa untuk destinasi domestik yang menarik bisa diintip di blog kita lho 🙂

  3. ya, mereka menawarkan promo yang begitu besar dan murah, mesti cepat juga dapatnya, tapi juga mesti pas ya waktunya, pas diwaktu luang untuk pergi dan liburan…

  4. Halloo mba. Duuuh ko enak banget sih mba naik pesawat bisa murah2 gitu. Saya tiket yg paling murah 400rb buat perginya doang jkt -balikpapan. Enak bgt yaaa bisa keliling indonesia *pengeeeeen…

    • donna imelda

      Hai hai Tinaaaaa… rajin2 aja mantengin promo maskapai penerbangan, ntar pasti dapet deh yg murah dan sesuai destinasi. Salam kenal ya. Thanks sdh mampir

  5. Sip Mak, tiket promo emang cihuy banget. Tapi memang wakunya harus benar2 direncanakan dan terlaksana ya Mak. Selamat terbaaaang ^^.

  6. Belum pernah dapetin tiket promo. Asyik juga ya kalau bisa jalan-jalan dengan bermodal 5rb. Pengeeeeeen

  7. Hai mak Donna salam kenal. Waah saya belum pernah dapat tiket yang murah banget begitu. Pernah sekali terbang Yogya-Singapore kena di 700an ribu. Sayanya kurang rajin ini. Tapi ternyata memang ada ya tiket2 promo super gitu. Soalny selama ini kalau lihat ada promo masih suka bilang dalam hati “ah strategi maskapainya ini” paling aslinya nggak ada. Hehehe

    • donna imelda

      hehehe, ternyata ada ya. Begitu strategi marketing. Maskapai gak rugi kok. Karena terbangnya biasanya masih lama sehingga uang nasabag yang tersimpan bisa dinvestasikan dulu oleh perusahaan. Kita juga gak rugi. Simbiosis mutualisme

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge