Monday, August 21, 2017
Home » Traveling » Around The Globe » Tips Menang Jalan-Jalan Gratis ke Kerala – India Bersama Kerala Blog Express
page_4

Tips Menang Jalan-Jalan Gratis ke Kerala – India Bersama Kerala Blog Express

Saya termasuk orang yang jarang mengurusi dan mengingat-ingat angka. Namun tidak demikian dengan angka-angka ini, masih saja melekat di benak saya meski hampir satu tahun berlalu. Kerala Blog Express 2, perjalanan 30 travel blogger dunia dari 21 negara, menempuh perjalanan darat dengan layanan luxury sejauh 2500 km mengunjungi destinasi wisata yang jumlahnya tak kurang dari 60 titik selama dua minggu di Kerala, India bagian selatan. Sungguh bukanlah sebuah pengalaman yang mudah dilupakan.

Euforia-nya mungkin sudah berkurang jauh, sedikit demi sedikit terkikis waktu dengan kesibukan dan perjalanan lainnya. Namun kabar di media sosial yang memberitahukan bahwa Kerala Blog Express 3 sudah dibuka kembali pendaftarannya, tak urung membuat euforia tersebut tumbuh kembali. Terlebih satu dua orang sudah mulai menanyakan tentang hal ini kepada saya. Apa itu Kerala Blog Express (KBE) dan bagaimana caranya bisa jadi peserta dan berangkat ke Kerala, India. Saya pun dengan senang hati membagikan pengalaman saya. Begini kronologisnya. Mudah-mudahan bisa jadi informasi yang bermanfaat bagi yang ingin mengikuti kompetisinya.

Awal yang sederhana
Sesederhana bersantai di beranda rumah maya, duduk manis menyeruput teh panas pagi hari di depan layar kompi, hingga sebuah informasi seolah datang menghampiri.

Kerala? Hmm.. nama kota di India bagian selatan yang asing buat saya.
India? Hmmm… belum masuk daftar impian untuk didatangi sih.
Gratis? Dua minggu? Luxury trip? Hmm… menarik juga.
Travel Blogger World Competition? Duh… apa iya travel blogger ala-ala seperti saya bisa?
Tapi kenapa nggak mencoba? Hayuklah kalau gitu.

Registrasi
Registrasi dilakukan di situs resmi Kerala Blog Express di sini. Karena dalam form tersebut juga diminta menuliskan nama dan nomer passport, sebaiknya anda sudah memiliki passport saat mendaftar. Selain itu, kita juga diminta untuk menuliskan deskripsi diri secara singkat. Sebaiknya tuliskan deskripsi diri yang bisa menggambarkan bahwa melalui blog dan akun sosial media yang kita miliki, kelak kita dapat menjadi media promosi dan partner yang baik untuk mendukung pariwisata mereka.

Saya tak terlalu banyak pertimbangan saat mendaftar dan melakukannya tanpa beban, sehingga saat mendaftar saya hanya menggambarkan deskripsi diri dengan kalimat yang jumlahnya tak lebih dari 3-4 baris kalimat dalam Bahasa Inggris. Padahal belakangan baru saya sempat melihat satu persatu partisipan yang sebagian besar menuliskan deskripsi dirinya jauh lebih banyak. Saran nih, jangan ditiru ya cara saya hehehe. Niatkan saja untuk menang dan buat deskripsi diri dengan baik.

Tentu saja penilaian yang utama adalah hal-hal yang berkaitan dengan performance blog kita. Saya tidak tahu detail kualifikasi yang mereka inginkan, atau parameter dan tools apa yang mereka gunakan untuk menilai. Namun dari obrolan dengan para kru KBE di sana, mereka memang meluangkan waktu dengan sengaja untuk menilai dengan seksama satu per satu blog para peserta yang mendaftar. Hal yang sama bahkan disampaikan oleh salah satu yang me-review blog saya.

Selain blog, siapkan akun media sosial yang akan anda sertakan dalam form registrasi, yaitu Facebook, Twitter, Instagram dan You Tube. Tak cukup hanya sekedar punya, tapi ternyata sudah berlumut. Kalau belum punya, segera bikin. Tentu saja kita sama-sama yakin bahwa jumlah followers dan konten dalam akun media sosial adalah bagian dari beberapa faktor penilaian review mereka. Jadi, mulai deh cek-cek lagi akun media sosial kalian, siapa tahu masih perlu ditambah followers-nya dan kontennya mulai diperhatikan. Perbanyak konten yang berkaitan dengan traveling bahkan kalau perlu tentang Kerala. Oh ya jangan lupa buat Fans Page Facebook, siapa tahu diminta seperti di KBE 2. Siap-siap saja.

Periode Voting dan Promosi
Nah, kalau registrasi anda disetujui dan masuk nominasi, maka profil anda akan muncul di laman Kerala Blog Express. Maka sejak itu, kita sudah mulai bisa mempromosikan diri kita kepada siapa saja untuk minta dukungan untuk memperoleh suara atau vote. Anda bisa mempromosikan dengan lewat akun-akun media sosial anda dan minta dukungan para follower untuk memberikan suaranya. Anda butuh banyak suara untuk bisa masuk sebagai partisipan.

Di Kerala Blog Express 1 mereka memilih 25 partisipan dengan peroleh suara tertinggi, sedangkan pada Kerala Blog Express 2, mereka menambah jumlah partisipan sebanyak 30 orang. Mudah-mudahan di periode 3 ini partisipan yang akan mereka ajak bertambah lagi agar kesempatan untuk travel blogger Indonesia bisa lebih banyak lagi yang berangkat. Di KBE periode pertama, ada Dina Rosita dan Taufan Gio yang berangkat mewakili Indonesia, sedangkan di KBE 2 kemarin hanya saya satu-satunya yang akhirnya berangkat ke Kerala.

Selama periode voting, pihak KBE akan menganjurkan banyak hal. Saya menyebutnya sebagai tantangan. Dari melakukan promosi di media sosial secara gencar, membuat tulisan tentang Kerala, membuat video atau apa sajalah yang anda bisa lakukan untuk menarik perhatian orang dan akhirnya memberikan suaranya. Tapi jangan sekali-kali berbuat curang, mereka pasti tahu kok dan anda yang rugi sendiri karena akan didiskualifikasi.

Seseorang hanya bisa memberikan suaranya sekali pada seorang kontestan, namun bisa memberikan suaranya kepada lebih dari satu orang kontestan.

Jadi jangan khawatir soal persaingan, terlebih pada teman sebangsa. Saya ingat sekali tulisan Taufan Gio yang menceritakan bagaimana kekompakan kontestan dari Filipina di KBE 1 yang kompak saling mendukung antar peserta senegaranya. Goal mereka bukan lagi siapa diantara kita yang akan menang namun bagaimana membawa sebanyak mungkin partisipan mewakili negaranya ke wajah dunia. Keren ya. Saya banyak belajar tentang hal ini, karena ternyata memang ada rasa sedih sih, sendirian dari Indonesia saat di sana. Padahal banyak travel blogger Indonesia lainnya yang jauh lebih hebat yang harusnya bisa berangkat.

Ada beberapa tantangan yang saya tidak bisa lakukan secara optimal karena pada periode itu saya beberapa kali liputan festival ke luar kota yang terkadang kesibukan dan sinyal tak memungkinkan saya untuk menambah followers dan menambah perolehan suara. Tapi saya ingat betul bahwa setiap ada sinyal, saya dengan sengaja dan terstruktur melakukan pendekatan personal pada setiap orang di jaringan saya untuk memberikan suaranya atau mem-follow saya. Teman-teman di komunitas juga sangat membantu perolehan vote ini.

Tak hanya lewat status dan kicauan di lini masa, saya dengan sengaja menghubungi mereka lewat jaringan pribadi, mengetuk satu per satu pintu rumah mereka di dunia maya seperti lewat inbox atau direct message. Hal yang sama juga saya lakukan via SMS bahkan telepon dan obrolan saat bertemu dan bertatap muka. Memang merepotkan dan terkadang tak selalu mendapat sambutan baik. Namun dengan hasil yang didapat, sungguh kerepotan ini terbayarkan. Ah, terimakasih Allah, terimakasih teman-teman.

Masih ada tahap seleksi final
Meski kemudian nama saya masuk dalam 30 nominasi dengan peroleh suara tertinggi –di akhir periode saya berada di sekitar urutan ke 15 dengan perolehan suara sekitar 673 suara—tak serta merta nama saya dan 29 partisipan lainnya muncul sebagai pemenang di laman KBE. Karena yang akan menjadi pemenang dan diumumkan secara resmi adalah mereka yang menyelesaikan hingga tahap seleksi final atau terakhir yaitu hingga dokumen perjalanan mereka lengkap dan siap untuk berangkat.

Fase ini tak semulus yang diduga. Beberapa kontestan mengalami berbagai kendala dengan berbagai kondisi yang pada akhirnya mereka gugur meski tadinya berada di dalam urutan 30 kontestan dengan perolehan suara terbanyak. Dengan waktu yang tak banyak, KBE meminta kita untuk menyiapkan visa dan tiket berangkat sendiri di negara masing-masing. Kendalanya macam-macam, ada yang tidak disarankan berangkat karena alasan kehamilan, ada yang passport-nya expired, ada yang pengurusan visa-nya di persulit, bahkan ada yang visa-nya terancam tidak keluar.

Saya termasuk yang agak kerepotan di tahap ini, karena ternyata passport saya kurang dari enam bulan akan habis masa berlakunya dan saya belum menyiapkan talangan dana untuk membeli tiket dan uang saku. Mereka dengan ketat memberi saya deadline, tanggal sekian passport harus jadi, tanggal sekian harus sudah ngurus tiket pesawat untuk pengurusan visa, dan yang bikin dag dig dug beneran,  ya saat diberi tenggat waktu pengurusan visa India  yang mepet.

Kebayang nggak kalau waktu itu ada kendala di salah satu proses sehingga membuat saya urung berangkat? Bisa nangis Bombay ala Bollywood. Tapi apapun itu, takdir selalu ada di ujung usaha manusia dan tak ada hasil yang mengkhianati upaya, mungkin memang rezeki saya akhirnya nama saya benar-benar muncul sebagai salah satu pemenang dan berhak menikmati perjalanan gratis sarat pengalaman luar biasa selama dua minggu di Kerala. Cerita ini khusus saya dedikasikan buat anda yang ingin mengalami hal yang luar biasa seperti yang saya alami di Kerala,

Kalau saya bisa… pasti kalian juga bisa.

Yuk bersiap dan segera daftar. Jangan lupa colek saya ya. Siap menekan tombol VOTE untuk kamu.

Good Luck…

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

_DSC9098e

EAT TRAVEL WRITE 5 – Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner di Klang Selangor

Selangor State Economic Planning Unit (UPEN Selangor) berkolaborasi dengan Ministry of Tourism and Culture Malaysia, ...

38 comments

  1. Wah luar biasa Mba Donna bisa masuk seleksi ini prestasi banget 🙂

  2. Bismillah, ikutan ah, sambil berdoa dan berusaha, siapa tahu ini saatnya untuk dapat mengunjungi selatan India 🙂
    Haryadi Yansyah | Omnduut.com recently posted…Ini dia Itinerary & 12 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berkunjung Ke IndiaMy Profile

  3. Aduhh aku belom pny pasport.. kayanya hrs di pikirkan nih.. biar bs ikut di event berikutnya.. thankss for sharing mba..

  4. Aku udah daftar kak Don, tapi koq ya belum ada konfirmasi apa gimana gitu ya. Pengen coba, siapa tahu beruntung kan ya 🙂
    Bobby Ertanto (virustraveling.com) recently posted…Menyusuri Buton Menuju Benteng Terluas SeduniaMy Profile

  5. Wah, saya malah tiba-tiba minder, belum berani mengajukan proposal ikut lomba ini. Hiks. Padahal harusnya coba aja ya, barangkali jalan rezeki ada di pihak kita. Pengalaman spt ini pasti berharga bgt ya mbak Donna.

  6. Aca aca… Keren nih Mbak Donna.
    Sudah daftar, smoga bisa menggelinding. 🙂
    nuzulul recently posted…Beneyasa Beach Inn II, Hotel Budget Ramah KantongMy Profile

  7. Butuh effort yang kuat agar bisa lolos seleksi gini ya mbak, hmm… mupeng tapi kok nggak pede, secara blog saya gado-gado, hihiii

  8. Selamat ya Mba udah jadi pemenang KBE 2, boleh tahu link ke postingan oleh-oleh perjalanannya Mba ?

  9. aku nyerah deh mbak kalo soal voting, mesti kalah nih aku, mbak perjalanan mu di india sana dibukukan mbak, sayang kalau hanya sampai d blog saja, pengalaman travel blogger indonesia ke india gitu

  10. Luar biasa… pasti proses persiapan sebelum keberangkatannya bikin degdegan, ya. Kayak Anak Sekolah lagi siap2 mau wawancara beasiswa. Seru 😀
    aprie recently posted…WAXHAUS, Pengalaman Waxing yang Fun dan NyamanMy Profile

  11. prestasi yang cukup membanggakan ya Mbak, selamat dan sukses ya Mbak

  12. Merinding bacanya. Adakah kata yang lebih baik dari ‘Keren’ untuk menilai postingan ini? Kalau ada, saya milih itu 🙂

  13. Jadi biaya yang harus disiapkan apa saja ,Mbak? Sebab alinea akhir tertulis gratis, tapi sebelumnya tertulis…”Fase ini tak semulus yang diduga. Beberapa kontestan mengalami berbagai kendala dengan berbagai kondisi yang pada akhirnya mereka gugur meski tadinya berada di dalam urutan 30 kontestan dengan perolehan suara terbanyak. Dengan waktu yang tak banyak, KBE meminta kita untuk menyiapkan visa dan tiket berangkat sendiri di negara masing-masing” terimakasihi sebelumnya yaa..

    • donna imelda

      Yang disiapkan adalah uang saku untuk keperluan pribadi di Kerala dan pengurusan dokumen di Indonesia, Mbak Oty. Seperti passport dan visa. Uang ticket siapkan di awal krn akan di reimburs 70% saat tiba di Kerala.

  14. Bismillah, saya akan berpartisipasi Mba Donna, semoga yang terbaik bagi Indonesia, hehehe 😛
    Salman Faris recently posted…Grand New Menu IPPUDO Pacific Place JakartaMy Profile

  15. Waaah persyaratannya bikin jiper. *blajar dlu masih unyu*

  16. Waah keren banget mab Donna, semoga bisa ikut menang juga :3
    makasih loh udah mau bagi tips-tips nya

    Salam hangat Blogger

  17. Keren Mbak Donna…
    Levina Mandalagiri recently posted…Ketagihan Mengunjungi Dua Tanah SuciMy Profile

  18. Sudah daftar di KEB 4
    Wish me luck!

  19. kayaknya berat banget ya apalagi kalau kompetisi like , duh harus inbox satu2 ….
    tapi no pain no gain sih. ikutan ah akuhhh siapa tahu rejeki . lalu minta cuti ngga dibayar dengan bos

  20. Tahun ini aku mau mencoba peruntunganku lagi, ya iseng-iseng aja mendaftar. Tahun kemarin coba juga sih, cuma gak terpilih masuk hehehe. Doakan ya mbak 🙂

  21. makasi kakak cantik dah share, jadi tambah tau,udah daftar barusan iseng-iseng ?

  22. Wah baru tahu kalau Mba Donna pernah jadi peserta terpilih diKerala Blog Express 2.
    Salut! Perjuangan untuk dapat likenya itu lho. Bikin down duluan.

    Btw emang hasil ga pernah mengkhianati proses ya mba. Hasilnya manisss.. Salutt!

  23. Keren mbak Dona! Saya bacanya jadi ikut deg-degan kayak naek jet coster. Tak semudah membalik telapak tangan yah, ternyata, untuk bisa mendaftar dan terpilih bisa jalan-jalan dalam program Kerala Blog Express.

    Bangga dan haru pastinya bisa mewakili blogger dari Indonesia dengan blogger terkenal dunia lainnya.

    Bener-bener luxury trip yang butuh perjuangan panjang terutama saat penggalangan vote.

    Dan aku bangga, temen kita yang trip bareng ke Kepulauan Seribu, Indra, masuk dan menang.

    Tips dan ceritanya sangat bermanfaat dan menginspirasi. Walau panjang, karena menggunakan alur atau gaya bercerita berasa ngobrol saja gitu dengan mbak Donna. Thanks you so much.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge