Friday, June 23, 2017
Home » Review and Event » Tips and Tricks Food Photography with Marisa Djemat and Aston Rasuna
Mixed Grill Tenderloin, King Prawn, and Scallop
Mixed Grill Tenderloin, King Prawn, and Scallop

Tips and Tricks Food Photography with Marisa Djemat and Aston Rasuna

Keingintahuan acapkali mengalahkan kemalasan, terlebih untuk sesuatu yang baru dan menarik. Seperti pagi ini, sebetulnya badan lelah sekali setelah seminggu belakangan full keluar rumah untuk berbagai kegiatan. Namun Workshop Tips and Tricks Food Photography Bersama Marisa Djemat ini tentu saja sayang kalau dilewatkan. Bertempat di Bridge Function Room, Aston Rasuna Hotel pada tanggal 10 Desember 2016 kemarin, saya pun melangkahkan kaki dengan antusias menuju ke sana.

674_453_astonrasuna_gallery_newLobby

Aston Rasuna tempat workshop kami berlangsung adalah sebuah hotel dengan konsep layanan apartemen. Hotel yang terletak di Komplek Apartemen Rasuna ini memiliki 224 kamar dengan pilihan kamar yang memiliki 1, 2 atau 3 kamar tidur. Sebagaimana konsepnya sebagai sebuah hotel dengan layanan apartemen maka setiap kamar yang disediakan Aston Rasuna memiliki fasilitas yang lengkap selain tempat tidur dan bathroom, yaitu ruang tamu, ruang makan, kitchen, utility area dan privat balcon.

Kami sempat berkeliling hotel seusai workshop dan melihat-lihat fasilitas yang ada di Aston Rasuna. Lokasi yang strategis dan berada tepat di jantung kota Jakarta membuat hotel apartemen ini layak dijadikan pilihan menginap terutama untuk kebutuhan menginap yang agak lama. Lagipula fasilitasnya lengkap layaknya sebuah hunian, dan dilengkapi dengna restoran dan kolam renang, bahkan untuk kegiatan bisnis pun tempat ini akomodatif sekali untuk menyelenggarakan meeting-meeting atau workshop seperti yang kami lakukan.

Kegiatan workshop ini terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu penyampaian materi oleh Marisa Djemat, praktek food photography, photo review serta tur keliling hotel. Marisa Djemat adalah fotografer yang telah memiliki banyak pengalaman dalam dunia fotografi khususnya food photography dan landscape photography. Acara dikemas dengan singkat dan padat sehingga keseluruhan acara bisa kami selesaikan sebelum makan siang. Dan ternyata memotret makanan itu memang mengasikkan, apalagi sambil mencoba mengaplikasikan tips dan tricks food photography ala Mbak Icha. Pokoknya seru deh!

Mbak Icha, demikian panggilan untuk Marisa Djemat, memulai materinya dengan pertanyaan mengapa saat ini food photography menjadi demikian populer. Ya, seiring dengan perkembangan life style dan didukung oleh perkembangan sosial media yang pesat maka food photography kini menjadi bagian sehari-hari masyarakat perkotaan. Peran food blogger dan food photographer pun menjadi penting dalam perkembangan bisnis kuliner karena mereka menginginkan produk makanan mereka terkspos ke masyarakat luas. Namun untuk mendukung hal ini perlu tahu tips dan triks untuk menghasilkan foto makanan yang bagus.

Untuk menghasilkan foto yang bagus kita harus memperhatikan konsep, komposisi, pencahayaan dan alat pendukung. Untuk konsep misalnya kita bisa menyesuaikan dengan season atau musim. Misal saat Natal yang identik dengan musim dingin dan Pohon Cemara,  kita bisa menambahkan properti yang berkaitan misal buah pinus atau salju. Sedangkan pada saat lebaran kita bisa menambahkan ketupat sebagai properti pelengkap.

Konsep juga bisa diatur berdasarkan aktivitas atau kegiatannya, misal saat bekerja menambahkan laptop dan kacamata sebagai properti. Bila berkaitan dengan memasak bisa menambahkan alat memasak seperti pisau atau telenan yang membuat foto itu menjadi hidup. Maka dari itu, penting menyiapkan properti atau memaksimalkan properti yang ada saat dan menata objek agar menjadi menarik dan pas saat memotret. Tantangannya adalah bagaimana membuat makanan biasanya menjadi terlihat menggiurkan.

Nah mengenai pencahayaan, menurut Mbak Icha ada beberapa tips dan trik yang bisa kita lakukan dalam memotret makanan. Misal soal pencahayaan, kita bisa memanfaatkan cahaya alami yaitu cahaya matahari di waktu terbaiknya yaitu sekitar jam 9-10 pagi, atau mengatur dari arah mana pencahayaan itu datang. Hasil yang didapatkan akan memberikan efek yang berbeda tergantung dari arah mana cahaya itu datang, entah dari samping, dari depan atau dari atas jangan sampai blocking karena akan menghasilkan bayangan.

Komposisi juga harus diperhatikan, terutama antara objek foto dan properti yang digunakan. Kata kuncinya adalah kreatif untuk menciptakan kreasi. Meski dengan kondisi cahaya yang minim atau properti yang seadanya dan berada di tempat umum (misal: resto atau kafe yang ramai), kreativitas akan menghasilkan ide-ide menarik untuk diaplikasikan pada foto. Jadi bukan properti yang membuat sebuah foto itu bagus, namun kreatifitas saat menyesuaikan properti yang ada itulah yang membuatnya bagus misal menampilkan suasana dengan memilih spot atau lokasi yang menarik, misal kolam renang.

Perhatikan deh 3 foto di atas, hasil berbagai eksperimen. Mana yang kamu suka?

Mengolah imajinasi adalah kunci seorang food photographer. Cobalah berkreasi dengan mengambil foto dari berbagai sudut lalu lihat hasilnya dan rasakan. Jam terbang akan melatih mata dan kreasi kita. Semakin sering kita memotret maka kreasi akan semakin terasah. Melihat hasil foto orang lain juga membuat kita semakin banyak tahu dan punya ide-ide baru. Nantinya foto-foto kita kaan memiliki ciri khas, bukan hanya karena selera kita tapi lebih pada bagaimana orang melihat foto kita.

Pilih angle yang terbaik dengan tetap memperhatikan Point of Interest-nya jangan sampai obyek utamanya terpotong atau yang melihat gagal fokus ke objek utamanya. Sebagaimana layaknya sebuah foto, maka foto makanan pun harus bisa bercerita. Kalau diperlukan bisa menggunakan alat bantu seperti tripod, alas foto, reflektor dan lampu bahkan kalau perlu minta bantuan orang saat memotret. Pokoknya harus kreatif!. Nah sekarang waktunya mencoba.

Aktivitas para blogger dilanjutkan dengan praktek memotret dengan objek menu-menu rekomendasi Luky Satriawan–Executive Chef Aston Rasuna. Ada lima menu yang disediakan sebagai objek pemotretan yang merupakan menu terbaru Mezza Resto, Bar & Lounge yaitu diantaranya Tuna Avocado Salad; Seafood Chowder; Mix Grill Tenderloin, King Prawn & Scallop; Penang Curry Laksa; dan Ciabatta Sandwich. Selain itu terdapat dua minuman yang dipresentasikan sebagai pelengkap, yakni Green Rasuna sebagai Signature Healthy Drink Mezza Resto, Bar & Lounge dan The Poppy yang menyegarkan.

Nah, dari sesi review foto aku bisa lihat bagaimana contoh-contoh foto yang bagus dihasilkan, apa saja yang harus dihindarkan dari sebuah foto. Misal, meski banyak properti di sekitar maanan, namun objek utama tetap harus menonjol. Komposisi yang baik membuat makanan terlihat hidup, pengaturan properti juga warna-warna yang saling menunjang. Jadi belajar juga bagaimana memotret saat ada aktivitas pada makanan, misal saat menuang kuah atau saus yang membuat hasil fotonya lebih hidup dan humanis.

Ah, pokoknya senang jadi tambah ilmu hari ini. Makasih ya Mas Teguh Sudarisman dan Pak M. Isa Ismail atas undangannya. Selamat juga yang sudah menang lomba foto hari ini. Tambah pinter deh aku hehehe.
Yuk belajar food photography!

Aston Rasuna
Komplek Apartemen Taman Rasuna
Jl. H.R. Rasuna Said – Jakarta 12960
t : +62-21 – 8370 5555
f : +62-21 – 8378 6244
e : prm@AstonRasuna.com
w : www.AstonRasuna.com

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

donna imelda travelio sewa apartemen

Long Weekend di Apartemen, Cara Praktis Menikmati liburan Keluarga di Jakarta

Long weekend mungkin bagi sebagian orang adalah kesempatan baik untuk menikmati liburan di luar kota. ...

4 comments

  1. keren mbak artikelnya
    Itu si udang, dari sisi manapun tetap terlihat seksi dan menggiurkan hahahaha

  2. tips dari saya kalau bobo di hotel bangun lah lebih pagi agar bisa memfoto makanan sebelum diacak2 orang wakkakakak
    Danan Wahyu Sumirat recently posted…Berlatih Ilmu Meringankan Tubuh di Floating Park Sea Forest Adventure BatamMy Profile

  3. Artikel nya lengkaaaappp, seperti biasanya..
    Semoga workshop kayak gini ada lagi yaaaaa…
    seru, bisa langsung dapet masukan juga..

  4. terima kasih atas ilmu nya
    . aku mempunyai kekurangan kurang bisa menfoto makanan. dengan baca blog ini jadi ada ide dan tahu trick memfoto makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge