Sunday, August 18, 2019
Home » Uncategorized » etos kerja

etos kerja

Gua termasuk orang yang reaktif, gampang sekali terganggu secara emosionil bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun. Secara jenaka gua sering menggambarkan diri gua ke orang-orang bahwa makan aja neh buat seorang donna merupakan fungsi perasaan. Kalo gua marah gua gak bisa makan, kalo gua seneng gua juga susah makan bahkan kalo gua lagi mikir gua juga gak bisa makan….baru deh kalo gua merasa rileks gua bisa makan. Mungkin karakter gua yang punya sanguin yang membuat gua seperti ini.

Gua termasuk orang yang reaktif, gampang sekali terganggu secara emosionil bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun. Nah…..karakter yang seperti ini ternyata cukup menyulitkan gua pada posisi pekerjaan gua yang sekarang. Urusan sumber daya manusia di kantor gua sekarang menjadi urusan gua, dan celakanya sdm2 itu sudah terbentuk sedemikian rupa selama ini dengan tradisi jayabaya yang menurut kacamata gua dan perasaan gua gak pas aja ama ritme dan etos kerja yang gua pegang selama ini.

Selama ini gua gak terlalu banyak bekerjasama dengan orang2 di kantor, kalaupun gua bekerja sama dengan teman2 or atasan gua itu selalu gua lakukan dalam kapasitas beban pekerjaan yang diberikan ke gua sebagai bawahan dan gua lakukan pekerjaan itu sebaik mungkin sesuai dengan moto gua bahwa setiap pekerjaan adalah masterpiece. Dapat perintahnya ….gua kerjakan….serahkan hasilnya…..cuma itu…!!! tapi sekarang duh…..ampun susahnya menjadi atasan….yang disuruh kayak mau kayak gak, dikerjainnya juga setengah hati, jangan berharap deh dapat masterpiece, dikerjain tanpa salah aja dah bagus tuh…ampun!!

Itu baru bicara kerja fisik….belum ngomomgin soal ATTITUDE segala. Duh bisa panjang ceritanya kalo dah bicara sikap. Yang jelas apa yang dihasilkan seseorang adalah buah dari sikap yang dia ambil. Gua inget sebuah teori yang mengatakan bahwa pikiran membuahkan perbuatan, perbuatan yang berulang menjadi kebiasaan, kebisaan menjadi karakter dan karakter membawa kita pada nasib kita yang sekarang.

Sering gua berpikir….kondisi jayabaya sekarang merupakan hasil dari apa yang dikerjakan orang2 didalamnya…..dengan pola pikir seorang pekerja tanpa ownership, bekerja setengah hati dan berulang bertahun2 sampai menjadi kebiasaan. Dengan etos kerja yang seperti diatas berapa lama lagi institusi ini akan bertahan. jangan bermimpi hari esok akan lebih baik tanpa adanya perubahan. Bener kata Rheinald Kasali……kita semua perlu “change Your DNA”. Atau minggir deh…..biar orang2 yang masih berani bermimpi, masih punya harapan, masih mau membayar harganya, masih mau berubah yang ikut bermain di dalam lapangan. Yang gak mau …..?! sekali lagi…..minggir deeeeh!!!

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

….attitude…..

sikap…..adalah sosok maju diri kita yang sesungguhnyaakar-akarnya ke dalam tetapi buahnya keluaradalah sahabat terbaik kita ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge