Friday, December 6, 2019
Home » Uncategorized » Jangan Cuma Peduli…….Lakukan Sesuatu

Jangan Cuma Peduli…….Lakukan Sesuatu



Undangan seminar Sabtu, 10 November 2007 tentang Global Warming sejak awal sudah menimbulkan sejumlah tanda tanya, karena seminar ini di selenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Hal ini bisa terjadi karena aku memang belum pernah mendengar nama ini walaupun ada beberapa nama sejenis yang pernah aku tahu. Namun siapa pun yang mengatakannnya, bukan kah kalau itu mengajak pada kebajikan kita tak perlu berburuk sangka sebelum mengetahui pasti apa yang ada di balik kebajikan tersebut. Lagian tema yang di usung toh tentang pemanasan global (GlobalWarming).

Dan pagi itu bersama 6 orang mahasiswa ku kita berangkat ke Brigif PIK/YON 201 Jaya sakti tempat dimana acara itu diselenggarakan. Sempat aku bertanya sedikit dengan Hana salah satu mahasiswa peserta seminar juga tentang Buddha karena memang dia seorang Buddhist. Acara pertama (setelah sambutan tentunya) adalah sekilas mengenai Yayasan Buddha Tzu Chi. Pembawa materinya menjelaskan apa yayasan ini, misi dan visinya serta kegiatan2 nya yang dipresentasikan dengan apik dan menyentuh. Karena mereka mengusung banyak hal tentang kemanusiaan. Dan ternyata misi mereka tahun ini adalah Pelestarian Lingkungan. Untuk misi itu lah seminar tentang Global Warming itu diselenggarakan.

Secara keseluruhan meskipun diadakan di tempat yang biasa aja, tidak di hotel2 berbintang seperti seminar2 yang sering aku ikuti tapi all out sangat berkesan dan menyentuh. jadi ketika aku diwawancara oled DAAI TV (TV yang didanai oleh yayasan tersebut)apa yang menarik dari seminar hari itu aku mengatakan “SEMUANYA”. Semua yang disajikan menginspirasi dan patut dicontoh.

Berikut beberapa yang bisa aku tulis apa yang menarik dan menginspirasi itu:
1. Acara diatur dengan akurasi waktu yang presisi, dimulai tepat sesuai jadwal di undangan.

2. Yayasan Tzu Chi, yayasan yang dimulai dari seorang master yang bernama Cheng Yen yang perduli dengan kemanusiaan dan melakukan sesuatu untuk keperduliannya menjadi pengaruh (lihat lagi: Jadilah Proaktif :First Habit from Seven Habits, Stephen Covey). Bandingkan dengan beberapa dari kita yang begitu banyak perduli namun gak melakukan apa2. Master Cheng Yen memulai misinya bersama 30 orang ibu2 rumah tangga untuk memiliki “Celengan Bambu” tempat mengumpulkan uang yang kemudian dikumpulkan secara periodik untuk disalurkan baik berupa beras maupun obat2an kepada yang memerlukannya. Dan sekarang mereka sudah ada di berbagai negara termasuk di Indonesia dengan 8 kantor perwakilan. Di Jakarta saja mereka sudah membuka Rumah Sakit, Rumah Susun dan Sekolah yang ketiganya mereka namakan “Cinta Kasih”. Bayangkan…..begitu terorganisirnya sampai bisa segitu besarnya wujud nyata misi kemanusiaan mereka. Btw sampai donor sumsum tulang belakang segala lho……..saluuuuut!.
Aku bilang sama mahasiswa ku kita bisa juga mungkin seperti ini hanya di mulai dari 30 mahasiswa yang perduli…..menjadi yayasan Jayabaya Peduli hi hi hi…..Amiin

3 Yang bikin salut lagi adalah semua kegiatan mereka lintas agama, ras dll, bahkan yang dapat menikmati pendidikan, rumah dan pengobatan gratis itu termasuk sebagian besar muslim. Bahkan untuk misi kesehatan di Indonesia 80% dokternya adalah muslim. Di Iran…ketua Yayasan ini adalah muslim. Bhakan mereka mebuat pesantren Nurul Iman di Bogor.

4. Tentang Pelestarian Lingkungan. bayangkan bahwa dengan Global Warming aja nih, bila kutub es mencair karena suhu di bumi makin meningkat maka sekitar tahun 2100 diperkirakan Indonesia sudah tenggelam. Wah cucu ku tinggal dimana ya….? Itu belum termasuk masalah lingkungan lainnya seperti sampah, penebangan hutan, pemborosan energi, kertas dan air.

5. Jangan meremehkan hati nurani, lakukan hal yang kecil sekalipun dan Mulai Dari Diri Kita Sendiri seperti

– punya peralatan makan pribadi seprti sendok, garpu dan mangkok yang bisa dibawa kemana2 tuk mengurangi pemakaian plastik atau alat sekali makan misalnya stereofoam yang baru bisa terurai dalam 10.000 tahun….!!!

– Pakailah barang yang bertanda Recycle yang artinya bisa didaur ulang.

– Bawa tas belanja dan kurangi pemakaian kantong kresek.

– Air cucian dapur siramkan ke tanaman dan sisa2 makanan atau potongan sayur ditanam tuk jadi kompos.

– Cuci mobil atau piring pakai baskom, jangan dari keran langsung.

– Miliki celengan/dana khusus tuk kumpulkan dana tuk orang lain yang membutuhkan dan terorganisir agar bisa menjadi besar.

Bagaimana dengan anda…….?!
Masih sekedar peduli atau sudah melangkah tuk memulai melakukan sesuatu?
Mari kita wariskan langit yang biru, sungai yang jernih dan padang rumput yang hijau……seperti dua contoh gambar di atas tulisan ini.

‘ tetesan air dapat membentuk sebuah sungai, kumpulan butir beras bisa memenuhi lumbung. jangan meremehkan hati nurani sendiri, lakukan perbuatan baik meskipun kecil”
Master Cheng Yen

About donna imelda

donna imelda
Lecturer, sharing, capturing moments, writing, travelling, Kelas Inspirasi volunteer Sila ngintip di https://www.facebook.com/donna.imelda

Check Also

….attitude…..

sikap…..adalah sosok maju diri kita yang sesungguhnyaakar-akarnya ke dalam tetapi buahnya keluaradalah sahabat terbaik kita ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge